Wagub Johni Asadoma Pastikan Stok Bahan Pokok di NTT Aman hingga Idul Fitri

BERITA, DAERAH, EKONOMI230 Dilihat

Wagub Johni Asadoma Pastikan Stok Bahan Pokok di NTT Aman hingga Idul FitriKUPANG, GRANDISMA.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menjamin ketersediaan stok bahan  pokok bagi masyarakat tetap terjaga.

Jaminan ini disampaikan Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma usai melakukan sidak di sejumlah pasar utama di Kota Kupang, Kamis (12/3).

​Langkah proaktif ini dilakukan guna memberikan rasa tenang kepada masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi dan Idul Fitri 1447 H.

Pemerintah ingin memastikan tidak ada kelangkaan barang yang dapat memicu kepanikan di tingkat konsumen.

​Berdasarkan pantauan di Pasar Kasih Naikoten, stok komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam terpantau mencukupi.

Distribusi dari daerah produsen maupun pelabuhan ke pasar-pasar tradisional dilaporkan berjalan tanpa kendala berarti.

​Wagub menyatakan bahwa koordinasi dengan pihak Bulog dan distributor besar terus diperkuat.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada dua pekan menjelang perayaan Idul Fitri.

​”Masyarakat tidak perlu khawatir. Berdasarkan pantauan langsung dan laporan tim di lapangan, stok pangan kita cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga hari raya nanti,” ujar Johni Asadoma dengan optimis.

​Selain stok pangan pabrikan, ketersediaan protein hewani seperti ikan dan daging juga dipastikan aman.

Meskipun harga ikan sempat mengalami fluktuasi akibat faktor cuaca, namun pasokan di pasar-pasar ikan masih tergolong melimpah.

​Wagub mengimbau para distributor dan pedagang besar untuk tidak melakukan tindakan spekulasi.

Penimbunan barang dalam kondisi apapun merupakan tindakan ilegal yang akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum yang tergabung dalam Satgas Pangan.

​Kestabilan stok ini diharapkan dapat menjaga tingkat inflasi di NTT agar tetap berada dalam koridor yang terkendali.

Pemerintah menyadari bahwa ketersediaan barang yang melimpah merupakan kunci utama dalam menekan laju kenaikan harga di pasar.

​Dalam sidak tersebut, Wagub didampingi oleh pimpinan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menutup celah potensi gangguan distribusi di seluruh wilayah NTT.

​Pihak Bank Indonesia Perwakilan NTT juga memberikan catatan positif mengenai cadangan pangan di gudang-gudang distributor.

Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala melalui sistem informasi harga pangan yang tersedia di tingkat provinsi.

​Kepada masyarakat, Wagub berpesan agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying).

Belanja yang bijak sesuai kebutuhan akan membantu pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan di tingkat pengecer.

​Pemprov NTT berkomitmen akan terus menggelar Gerakan Pangan Murah jika ditemukan indikasi gangguan stok di titik-titik tertentu.

Hal ini merupakan bagian dari strategi perlindungan konsumen yang diusung oleh pemerintahan Laka Lena-Asadoma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *