Wagub NTT Dorong RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Jadi Rumah Sakit Modern

BERITA, DAERAH, KESEHATAN80 Dilihat

Wagub NTT Dorong RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Jadi Rumah Sakit ModernKUPANG, GRANDISMA.COM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi mendorong transformasi besar-besaran bagi RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang.

Langkah ini diambil guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang kian kompleks di tengah pesatnya kemajuan teknologi medis.

​Dalam kunjungannya pada Rabu (1/4), Johni menegaskan bahwa status RSUD Yohanes sebagai fasilitas kesehatan utama milik pemerintah provinsi harus dibarengi dengan infrastruktur yang mumpuni.

Ia menilai, wajah rumah sakit tersebut sudah saatnya berubah total demi kenyamanan pasien.

​Didampingi Direktur RSUD, dr. Stef Soka Dhe Soka, Wagub meninjau langsung berbagai titik pelayanan mulai dari loket pendaftaran hingga instalasi bank darah.

Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan urgensi perbaikan fasilitas yang dianggap sudah tidak lagi relevan dengan standar modern.

​Johni menekankan bahwa komitmen pembangunan ini merupakan prioritas utama dalam sisa masa jabatan pemerintahannya.

Ia ingin memastikan masyarakat NTT tidak perlu lagi merasa khawatir saat harus dirujuk ke rumah sakit daerah tersebut karena fasilitasnya yang tertinggal.

​Ia menambahkan bahwa aspek modernisasi tidak hanya terletak pada gedung, tetapi juga pada sistem manajemen pelayanan.

Digitalisasi di loket pendaftaran menjadi salah satu poin yang disoroti agar antrean pasien dapat terpangkas secara signifikan.

​Mantan Kapolda NTT ini juga mencermati bahwa sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Yohanes memiliki beban ganda dalam mencetak tenaga medis berkualitas.

Oleh karena itu, lingkungan kerja yang modern dianggap sebagai syarat mutlak bagi para profesional medis.

​Pemerintah Provinsi NTT menyadari bahwa APBD memiliki keterbatasan untuk membiayai proyek skala besar ini secara mandiri.

Maka dari itu, skema kerja sama strategis mulai digodok agar proses pembangunan tidak terkendala masalah klasik anggaran.

​Dalam arahannya, Johni meminta jajaran manajemen rumah sakit untuk mulai menyusun master plan pembangunan yang komprehensif.

Perencanaan ini diharapkan dapat mengakomodasi pertumbuhan jumlah pasien hingga 20 tahun ke depan.

​Selain fokus pada infrastruktur, Wagub juga menitipkan pesan kepada para tenaga kesehatan untuk menjaga integritas pelayanan.

Menurutnya, bangunan megah tidak akan berarti tanpa sentuhan pelayanan yang humanis dan profesional dari para perawat serta dokter.

​Langkah ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi dunia kesehatan di NTT. Dengan RSUD Yohanes yang modern, pemerintah berharap indeks pembangunan manusia di wilayah tersebut dapat terus merangkak naik melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *