Produk UMKM Belu Dapat Dukungan BI NTT, Galeri Tenun Jadi Sarana Promosi Nasional

BERITA, DAERAH, EKONOMI186 Dilihat

Produk UMKM Belu Dapat Dukungan BI NTT, Galeri Tenun Jadi Sarana Promosi NasionalAtambua, Grandisma.comProduk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Belu mendapatkan dukungan strategis dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan Galeri Tenun dan NTT Mart di daerah tersebut dijadikan sarana promosi yang berpotensi menjangkau pasar nasional.

Dukungan ini diperlihatkan dalam kunjungan resmi Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, bersama Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso, beserta rombongan pada Selasa (25/2/2026).

Kegiatan kunjungan tersebut diselenggarakan di kompleks Galeri Tenun yang menjadi pusat pemajangan berbagai produk hasil kerja tangan masyarakat lokal.

Kedatangan tamu kehormatan disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Lay Ng, dan Wakil Ketua Dekranasda Belu, Maria Fridolin Besin Leon.

Sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang, tanda kehormatan berupa tenun khas Belu diberikan kepada Bupati Belu dan Kepala BI NTT dalam acara penyematan singkat di halaman galeri.

Acara tersebut menjadi awal dari tinjauan langsung terhadap produk-produk UMKM yang telah dibina oleh Dekranasda Belu.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin tersebut meninjau secara langsung ragam produk yang dipajang.

Mulai dari tenun khas Belu dengan motif khas budaya lokal hingga berbagai kerajinan tangan dan produk olahan makanan lokal lainnya dipamerkan dengan menarik di setiap sudut galeri.

Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Lay Ng, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak BI NTT terhadap pengembangan UMKM di daerah.

Ia menyatakan bahwa semua produk yang dipajang dan dijual di galeri merupakan hasil kerja keras para pelaku UMKM lokal yang telah mendapatkan pembinaan dari Dekranasda.

“Kami menyampaikan terima kasih karena sudah berkunjung ke Kabupaten Belu, khususnya di Dekranasda Belu,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung perkembangan usaha lokal ke depannya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Adidoyo Prakoso, menyampaikan harapan agar Galeri Dekranasda dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, galeri tersebut memiliki potensi untuk menjadi sarana promosi yang tidak hanya menjangkau pasar lokal, tetapi juga dapat dikenal hingga tingkat nasional.

“Kami berharap ke depan Galeri Dekranasda ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemasaran produk-produk UMKM,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Bank Indonesia NTT dan Pemerintah Kabupaten Belu akan terus dijaga dan dikembangkan.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memajukan perekonomian Kabupaten Belu melalui peningkatan kapasitas dan daya saing produk UMKM lokal.

“Sinergi antara Bank Indonesia NTT dan Pemerintah Kabupaten Belu akan terus terjalin untuk memajukan Kabupaten Belu lebih baik lagi,” tambahnya.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menjelaskan bahwa gedung Galeri Dekranasda tersebut merupakan bantuan dari Bank Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM di wilayah perbatasan Belu.

“Selamat datang di rumah sendiri dan mari kita terus bersinergi untuk memajukan UMKM Belu,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *