Bank Indonesia dan Pemkab Belu Perkuat Sinergitas, Galeri Tenun Jadi Wadah Promosi Produk Lokal  

BERITA, DAERAH, EKONOMI, SOSBUD231 Dilihat

 Bank Indonesia dan Pemkab Belu Perkuat Sinergitas, Galeri Tenun Jadi Wadah Promosi Produk Lokal   Atambua, Grandisma.com – Sinergi antara Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Kabupaten Belu diperkuat melalui kunjungan bersama ke Galeri Tenun dan NTT Mart Kabupaten Belu pada Selasa (25/2/2026).

Kunjungan yang dilakukan Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, dan Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso, menetapkan galeri tersebut sebagai wadah utama promosi produk lokal hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi terhadap dukungan yang telah diberikan kepada pengembangan UMKM di daerah.

Kedatangan rombongan resmi diterima dengan penuh hormat oleh pengurus Dekranasda Kabupaten Belu yang dipimpin Ketua Lidwina Viviawaty Lay Ng dan Wakil Ketua Maria Fridolin Besin Leon.

Dalam sambutan pembuka, tamu kehormatan menerima penyematan tenun khas Belu sebagai simbol penghormatan budaya dan ucapan selamat datang.

Tindakan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap perhatian kedua pihak terhadap pengembangan produk unggulan daerah.

Setelah acara sambutan, kedua pemimpin bersama rombongan melakukan tinjauan terhadap seluruh area galeri.

Berbagai produk UMKM binaan Dekranasda Belu ditempatkan secara sistematis, mulai dari koleksi tenun khas Belu dengan motif tradisional hingga produk kerajinan dan olahan makanan lokal yang telah melalui proses pengemasan standar.

Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Lay Ng, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan.

Menurutnya, kunjungan ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pihak terkait dianggap penting untuk kemajuan usaha lokal.

“Produk yang kami pajang dan jual di sini merupakan hasil UMKM lokal binaan Dekranasda,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan harapan agar sinergi antara Dekranasda, Pemkab Belu, dan Bank Indonesia dapat terus dijalin dengan erat untuk mendukung perkembangan UMKM di masa depan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Adidoyo Prakoso, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung pemanfaatan galeri sebagai wadah promosi produk lokal.

Ia menekankan pentingnya memaksimalkan peran galeri untuk meningkatkan akses pasar bagi pelaku UMKM daerah.

“Kami berharap ke depan Galeri Dekranasda ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemasaran produk-produk UMKM,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa kerja sama antara BI NTT dan Pemkab Belu akan terus diperkuat.

Kolaborasi ini difokuskan pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian lokal.

“Sinergi antara Bank Indonesia NTT dan Pemerintah Kabupaten Belu akan terus terjalin untuk memajukan Kabupaten Belu lebih baik lagi,” tambahnya.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menjelaskan bahwa Galeri Dekranasda merupakan salah satu bentuk bantuan konkret dari Bank Indonesia kepada daerah.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan UMKM yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat Belum.

“Selamat datang di rumah sendiri dan mari kita terus bersinergi untuk memajukan UMKM Belu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah perbatasan dengan Timor-Leste.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Plt Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta pejabat terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *