Atambua, Grandisma.com – Prestasi olahraga yang diraih atlet Kabupaten Belu di tingkat nasional mendapat apresiasi khusus dari Pemerintah Kabupaten Belu.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, memberikan penghargaan kepada atlet peraih medali maupun non-medali pada acara penyerahan yang juga menyertakan hadiah tantangan baca dan bantuan pendidikan, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Belu.
Acara yang dihadiri berbagai pihak ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga dan pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Belu menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih atletnya.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan hanya milik atlet secara pribadi, melainkan juga kebanggaan seluruh warga Kabupaten Belu dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atlet kita mampu bersaing dan membawa nama baik Belu di tingkat nasional,” ujar Bupati Belu dalam sambutannya.
Atlet Kabupaten Belu yang mewakili Provinsi NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara berhasil meraih prestasi gemilang.
Mereka membawa pulang 1 medali emas, 4 medali perak, dan 2 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga.
Selain di PON, atlet Belu juga menunjukkan performa mengesankan di Kejuaraan Nasional INKAI Jakarta Tahun 2024. Pada ajang olahraga bela diri tersebut, mereka meraih 3 medali perak dan 1 medali perunggu.
“Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Belu tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan literasi, tetapi juga mampu bersaing di bidang olahraga bela diri pada tingkat nasional,” tegas Bupati Belu.
Ia menambahkan bahwa pengembangan olahraga sejak usia dini menjadi salah satu fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendukung pembinaan atlet muda agar dapat meraih prestasi lebih tinggi ke depannya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Belu juga menyerahkan penghargaan kepada atlet non-medali.
Bupati Belu menjelaskan bahwa penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan semangat berjuang yang ditunjukkan selama berlatih dan bertanding.
“Kami tidak hanya menghargai yang meraih medali, tetapi juga yang telah memberikan semua yang terbaik untuk Belu. Semangat berjuangmu adalah harta berharga,” katanya.
Acara penyerahan penghargaan ini juga diisi dengan penyerahan hadiah Tantangan Baca Bupati Belu dan Belu Regent’s Reading Challenge Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 2.794 siswa SD dan SMP yang tersebar di 12 kecamatan di Belu.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik tidak mampu. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp4.718.400.000 untuk bantuan biaya pendidikan dan Rp1.500.000.000 untuk bantuan perlengkapan sekolah.
Bupati Belu berharap bahwa integrasi program pendidikan, literasi, dan olahraga ini dapat membentuk generasi muda yang cerdas, sehat, dan berprestasi. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung perkembangan anak-anak Belu.
“Teruslah berlatih, teruslah belajar, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Masa depan Belu berada di tanganmu,” pungkas Bupati Belu kepada para atlet dan siswa yang hadir.
Kegiatan berakhir dengan suasana meriah dan penuh semangat. Para atlet dan siswa yang menerima penghargaan dan bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, dengan harapan dapat memberikan kontribusi lebih banyak bagi Kabupaten Belu ke depannya.

