Percepat Dasacita, Pemprov NTT Susun Buku Putih Kebijakan Ekonomi Rakyat dan Stunting

BERITA, DAERAH, POLITIK18 Dilihat

Percepat Dasacita, Pemprov NTT Susun Buku Putih Kebijakan Ekonomi Rakyat dan StuntingKUPANG, GRANDISMA.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) resmi memulai penyusunan buku putih percepatan pembangunan. Dokumen strategis ini difokuskan pada penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan penguatan ekonomi kerakyatan sesuai visi Dasacita.

​Rapat penyusunan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di ruang rapat utama, Rabu (15/4). Agenda ini melibatkan Tim Akselerasi Dasacita yang dibentuk untuk memangkas hambatan birokrasi dalam program-program prioritas.

​Melki menekankan bahwa isu stunting dan kemiskinan adalah prioritas yang tidak bisa ditunda. Melalui buku ini, ia ingin setiap kebijakan penanganan memiliki landasan evaluasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

​”Buku ini berisi kebijakan yang mempunyai dampak bagi masyarakat luas. Kita bicara soal nasib anak-anak kita yang stunting dan ekonomi rakyat kecil,” ujar Melki.

​Selain aspek sosial, buku ini juga akan mengulas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tim Percepatan PAD diminta memberikan masukan konkret mengenai optimalisasi aset dan potensi pajak daerah.

​Penyusunan ini melibatkan berbagai pakar yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan pemikiran yang komprehensif dari berbagai sudut pandang keilmuan.

​Plh. Sekda NTT, Flouri Rita Wuisan, menambahkan bahwa koordinasi antar-tim akan dilakukan secara berkala. Ia memastikan ketersediaan data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkaya isi buku.

​Menurut Flouri, sinkronisasi dengan program pusat di daerah juga menjadi poin penting. Buku ini akan menyelaraskan agenda nasional dengan karakteristik unik dan kebutuhan lokal masyarakat NTT.

​Gubernur berharap buku ini menjadi sarana evaluasi bagi para pemimpin di tingkat kabupaten dan kota. Dengan adanya panduan pusat provinsi, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat di seluruh tingkatan pemerintahan.

​Di sisi ekonomi, fokus utama adalah penguatan UMKM dan sektor pertanian-peternakan. Melki menginginkan adanya model ekonomi kerakyatan yang tahan terhadap guncangan inflasi global.

​Pengerjaan buku ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar segera dapat diimplementasikan. Seluruh tim diminta bekerja dengan prinsip akurasi data dan ketajaman analisis.

​Melalui inisiatif ini, Pemprov NTT optimistis target-target dalam Dasacita dapat tercapai lebih cepat. Buku ini akan menjadi kompas bagi arah pembangunan NTT menuju provinsi yang lebih mandiri dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *