Gubernur NTT Gerakkan ASN dan Diaspora untuk Jaga Narasi Publik di Ruang Digital

BERITA20 Dilihat

Gubernur NTT Gerakkan ASN dan Diaspora untuk Jaga Narasi Publik di Ruang DigitalKUPANG, GRANDISMA.COM – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat diaspora NTT untuk terlibat aktif dalam komunikasi pembangunan. Langkah ini diambil guna menjaga kesehatan ruang publik di tengah situasi global yang tidak kondusif.

​Instruksi tersebut disampaikan Melki dalam rapat koordinasi Tim Komunikasi dan Dokumentasi Pembangunan di Kupang, Rabu (15/4). Ia memandang peran komunikasi sebagai pilar krusial dalam menyukseskan program pemerintah.

​”Pastikan semua unsur pemerintah dan ASN bisa bergerak dalam persoalan komunikasi. Kita harus proaktif menyebarkan narasi positif,” kata Melki dengan nada tegas.

​Gubernur menyadari bahwa di era digital, persepsi publik sangat dipengaruhi oleh arus informasi di media sosial. Oleh karena itu, ASN diminta tidak pasif dan berani meluruskan informasi yang menyesatkan.

​Tidak hanya ASN di daerah, Melki juga mengajak seluruh diaspora NTT yang tersebar di luar negeri maupun kota-kota besar di Indonesia. Ia ingin para perantau menjadi “duta” yang membawa kabar baik tentang pembangunan di kampung halaman.

​Menurutnya, keterlibatan diaspora akan memberikan perspektif baru dan memperkuat jaringan dukungan bagi NTT. Diaspora dianggap memiliki kapasitas intelektual dan jaringan yang luas untuk membantu akselerasi pembangunan.

​”Gerakkan potensi ASN dan ajak diaspora menjadi bagian dari komunikasi pembangunan hal positif di negeri ini,” tambahnya lagi.

​Langkah ini juga bertujuan untuk memitigasi dampak hoaks yang seringkali menghambat program pemerintah. Melki ingin ruang publik tetap sehat sehingga fokus pembangunan tidak terdistraksi oleh kegaduhan yang tidak perlu.

​Gubernur menekankan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik (public trust). Tanpa kepercayaan, kebijakan yang paling bagus sekalipun sulit untuk diimplementasikan secara maksimal.

​Dalam rapat tersebut, Tim Komunikasi diperintahkan untuk menyusun strategi diseminasi informasi yang lebih modern. Penggunaan platform digital dan media sosial harus dioptimalkan untuk menjangkau generasi muda NTT.

​Melki percaya bahwa jika semua elemen bersatu dalam narasi yang sama, tantangan pembangunan akan terasa lebih ringan. Hal ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem komunikasi yang transparan dan akuntabel.

​Penegasan ini diharapkan menjadi pemantik bagi ASN NTT untuk lebih melek media. Peran mereka kini tidak hanya sebagai pelayan administrasi, tetapi juga sebagai komunikator kebijakan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *