KUPANG, GRANDISMA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak seluruh sektor perbankan di wilayahnya untuk memberikan dukungan penuh terhadap sektor produktif.
Fokus utama diarahkan pada pemberdayaan usaha pertanian, peternakan, dan perikanan yang menjadi basis ekonomi masyarakat.
Dalam Rapat Koordinasi Ekonomi Daerah di Kantor OJK NTT, Kamis (11/3), Gubernur menegaskan bahwa perbankan memiliki peran krusial sebagai katalisator pertumbuhan.
Tanpa dukungan pembiayaan yang kuat, potensi besar di sektor agraris dan maritim NTT akan sulit mencapai skala industri.
Melki Laka Lena menjelaskan bahwa ekosistem ekonomi akan berjalan sehat jika produktivitas masyarakat meningkat.
Oleh karena itu, perbankan diharapkan tidak hanya sekadar menyalurkan kredit, tetapi juga memahami siklus usaha para petani dan peternak di lapangan.
”Ekosistem perbankan akan sangat bagus jika produktivitas usaha masyarakatnya juga bagus. Kita harus memastikan bahwa sektor pertanian dan peternakan mendapatkan porsi dukungan yang layak,” tegas Gubernur
Menurut Gubernur, jika produktivitas di bidang pertanian dan peternakan membaik, maka risiko kredit akan menurun secara alami.
Masyarakat akan memiliki kemampuan bayar yang kuat apabila hasil panen atau ternak mereka memberikan keuntungan yang signifikan.
Ia berharap perbankan dapat menciptakan skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan karakteristik usaha di pedesaan.
Pendekatan yang lebih humanis dan inklusif dinilai akan lebih efektif dalam menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput.
Gubernur juga mendorong adanya kolaborasi antara dinas terkait dan perbankan dalam memetakan potensi usaha.
Dengan data yang akurat, perbankan dapat menyalurkan modal kepada kelompok usaha yang memang memiliki rencana produktivitas yang jelas.
Penguatan di sektor primer ini dianggap sebagai langkah mendasar sebelum melangkah ke tahap industrialisasi.
Pertanian dan peternakan yang kuat akan menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan yang sedang direncanakan pemerintah.
Dalam arahannya, Gubernur juga menyinggung pentingnya teknologi dalam mendukung produktivitas.
Ia berharap perbankan juga bisa masuk dalam pembiayaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk memodernisasi cara kerja petani lokal.
Pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT juga diinstruksikan untuk mendampingi masyarakat agar layak mendapatkan pembiayaan perbankan (bankable).
Pendampingan ini meliputi aspek manajemen usaha hingga teknis produksi yang berkelanjutan.
Gubernur meyakini, jika perbankan dan pemerintah berjalan seiring, NTT dapat keluar dari bayang-bayang kemiskinan melalui optimalisasi sektor unggulannya.
Kerja sama ini diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata hingga ke pelosok desa.
Rapat ini ditutup dengan kesepakatan untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, perbankan, dan otoritas jasa keuangan.
Gubernur optimis bahwa dukungan perbankan akan menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan rakyat NTT.
