Gubernur NTT Tekankan Penguatan Akses KUR untuk Dorong Pertumbuhan UMKM

BERITA, DAERAH, EKONOMI167 Dilihat

Gubernur NTT Tekankan Penguatan Akses KUR untuk Dorong Pertumbuhan UMKMKUPANG, GRANDISMA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi daerah.

UMKM dinilai sebagai tulang punggung yang harus mendapatkan dukungan modal yang terjangkau dan mudah.

​Penekanan tersebut disampaikan dalam pertemuan strategis bersama OJK, Bank Indonesia, dan DJPb Provinsi NTT.

Gubernur menilai, KUR merupakan solusi paling nyata bagi pelaku usaha kecil yang kerap terkendala masalah permodalan untuk memperluas jangkauan usahanya.

​Melalui akses KUR yang lebih luas, pelaku UMKM di NTT diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka.

Tambahan modal dengan bunga rendah akan memungkinkan pelaku usaha untuk membeli bahan baku berkualitas dan memperbarui peralatan kerja.

​”KUR membantu akses pembiayaan melalui skema yang mudah dan inklusif. Ini adalah langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha rakyat kita di seluruh NTT,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

​Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa UMKM yang naik kelas akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah.

Dengan modal yang cukup, UMKM tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mulai merambah ke pasar yang lebih kompetitif di tingkat nasional.

​Ia juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi pelaku UMKM agar dapat mengelola dana KUR secara efektif.

Perbankan diminta aktif melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa agar masyarakat memahami manfaat dan mekanisme kredit program tersebut.

​Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk mempermudah perizinan usaha bagi UMKM sebagai syarat akses KUR.

Sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi prioritas untuk mempercepat penyaluran bantuan modal tersebut.

​Gubernur mengingatkan bahwa penyaluran KUR harus tepat sasaran kepada sektor-sektor produktif.

Fokus tidak hanya pada perdagangan, tetapi juga pada industri kreatif dan pengolahan makanan berbasis potensi lokal yang memiliki nilai tambah tinggi.

​Dukungan pembiayaan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan usaha masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

UMKM yang kuat secara finansial akan lebih tahan banting terhadap fluktuasi harga bahan baku maupun perubahan daya beli.

​Dalam rakor tersebut, dibahas pula mengenai penguatan inklusi keuangan agar tidak ada lagi pelaku UMKM yang terjerat pinjaman ilegal.

KUR hadir sebagai alternatif legal yang jauh lebih aman dan meringankan beban masyarakat kecil.

​Gubernur Melki meminta seluruh pemangku kepentingan untuk menghilangkan hambatan birokrasi yang masih sering dikeluhkan masyarakat saat mengajukan KUR.

Prosedur yang ringkas dan transparan akan menarik lebih banyak pelaku usaha untuk masuk ke dalam ekosistem keuangan formal.

​Harapannya, melalui penguatan KUR ini, NTT dapat mencetak ribuan wirausahawan baru yang kompeten.

Kemandirian ekonomi melalui UMKM yang produktif adalah target jangka menengah yang ingin dicapai oleh pemerintahan saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *