BELU, GRANDISMA.COM – Komando Distrik Militer (Kodim) 1605/Belu menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal kelancaran perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Komitmen ini ditunjukkan dengan keterlibatan personel TNI dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Belu, Kamis (12/3).
Keterlibatan Kodim 1605/Belu merupakan bagian dari sinergisitas lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian hari raya berjalan kondusif.
Sebagai garda terdepan di wilayah perbatasan, TNI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa libur lebaran.
Apel yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini menjadi momentum pengecekan terakhir kesiapan personel.
Selain kesiapan fisik prajurit, sarana dan prasarana pendukung juga dipastikan dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat yang merayakan hari kemenangan.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, bertindak sebagai pimpinan apel dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa kehadiran personel TNI di tengah masyarakat sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun para pelintas batas.
Partisipasi TNI dalam Operasi Ketupat 2026 ini secara simbolis ditandai dengan penyematan pita tanda operasi oleh pimpinan apel.
Langkah ini menegaskan bahwa prajurit Kodim 1605/Belu telah resmi menjalankan tugas pengamanan selama periode yang telah ditentukan.
Fokus utama pengamanan mencakup titik-titik keramaian, tempat ibadah, serta area publik yang menjadi pusat aktivitas warga.
Kodim 1605/Belu akan berkolaborasi erat dengan kepolisian untuk melakukan patroli gabungan secara berkala di wilayah hukum Kabupaten Belu.
Kondisi wilayah perbatasan yang dinamis menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap personel.
TNI berkomitmen untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekecil apa pun yang dapat menghambat kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah Idul Fitri.
Operasi dengan sandi “Ketupat-2026” ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, dimulai pada 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Selama masa tersebut, personel Kodim Belu akan disiagakan di pos-pos pengamanan terpadu yang telah didirikan.
Pihak TNI juga menghimbau masyarakat untuk ikut serta menjaga ketertiban lingkungan selama masa liburan.
Kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci utama kesuksesan pengamanan di wilayah perbatasan yang heterogen ini.
Melalui komitmen yang kuat, Kodim 1605/Belu optimis bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini akan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran prajurit di lapangan diharapkan menjadi penjamin bahwa negara hadir memberikan perlindungan bagi seluruh warga di beranda depan NKRI.
