TNI-Polri di Belu Perketat Pengamanan Mudik Lewat Operasi Ketupat 1447 H

BERITA, POLRI, TNI118 Dilihat

TNI-Polri di Belu Perketat Pengamanan Mudik Lewat Operasi Ketupat 1447 HBELU, GRANDISMA.COM – Aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Belu memperketat pengamanan jalur mudik dan pusat keramaian melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.

​Kesiagaan personel gabungan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Mapolres Belu pada Kamis (12/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh personel Kodim 1605/Belu serta jajaran Polres Belu sebagai bentuk soliditas dalam menjaga wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur.

​Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, dalam arahannya menyebutkan bahwa operasi ini mengedepankan aspek preventif dan pelayanan.

TNI dan Polri akan bersinergi di lapangan guna memastikan setiap warga yang melakukan perjalanan mudik mendapatkan perlindungan maksimal.

​Pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana dilakukan secara mendalam dalam apel tersebut.

Kendaraan dinas dan peralatan pendukung pengamanan dipastikan siap digunakan untuk mendukung mobilitas pasukan dalam merespons situasi darurat di jalur mudik.

​Operasi Ketupat 1447 H ini tidak hanya berfokus pada kelancaran jalan, tetapi juga pada pengamanan objek vital dan pusat perbelanjaan.

Aparat gabungan akan ditempatkan pada titik-titik rawan guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas selama masa libur panjang.

​Penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan instansi menandai dimulainya masa penugasan yang akan berlangsung selama 13 hari.

Terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, personel gabungan akan bertugas secara bergantian di pos pengamanan yang telah tersedia.

​Sinergisitas lintas sektor ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menyukseskan tradisi mudik.

Keamanan di wilayah perbatasan Belu menjadi atensi khusus mengingat dinamika mobilitas penduduk yang cukup tinggi.

​Selain TNI dan Polri, operasi ini juga melibatkan instansi terkait lainnya guna memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan darurat bagi para pemudik.

Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ekosistem mudik yang aman, nyaman, dan ceria bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Aparat mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti petugas di lapangan.

Disiplin masyarakat dalam berkendara sangat membantu TNI-Polri dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas yang padat selama musim lebaran.

​Harapannya, melalui pengamanan yang diperketat ini, perayaan Idul Fitri di Kabupaten Belu dapat berjalan tanpa kendala keamanan yang berarti.

TNI-Polri memastikan akan terus bersiaga penuh hingga seluruh rangkaian perayaan dan arus balik selesai dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *