Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Belu Tantang Generasi Muda Buktikan Cinta Tanah Air Lewat Karya

BERITA, DAERAH33 Dilihat

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Belu Tantang Generasi Muda Buktikan Cinta Tanah Air Lewat KaryaBELU, GRANDISMA.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, mengajak generasi muda di Kabupaten Belu untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan bangsa. Pemuda harus mengambil bagian melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan Vicente saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Belu di Lapangan Kantor Bupati Belu, Rabu (28/10/2026).

Membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Vicente menyampaikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda Untuk Indonesia”.

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Menurut Vicente, masa depan Indonesia tidak dibangun hanya melalui gedung-gedung megah, teknologi modern, atau kekayaan material.

Lebih dari itu, pembangunan membutuhkan manusia yang memiliki integritas, karakter kuat, dan kecintaan terhadap tanah air.

Ia menegaskan, pemuda harus memiliki patriotisme yang diwujudkan melalui kontribusi positif bagi masyarakat.

Kegigihan diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman, sementara empati menjadi dasar agar kemajuan tidak mengabaikan kepentingan dan martabat manusia.

“Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia mengabdi,” pesan Vicente kepada para pemuda dan pelajar.

Vicente juga mengingatkan bahwa masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan dibentuk melalui keputusan dan tindakan yang dilakukan sejak sekarang.

Oleh karena itu, generasi muda Belu diharapkan mampu menjadikan pendidikan, keterampilan, dan karya sebagai modal untuk menghadapi persaingan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu bangsa perlu diterjemahkan menjadi kerja nyata, solidaritas, dan partisipasi generasi muda dalam membangun Kabupaten Belu serta Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *