Pemerintah Belu Harapkan Perluasan Kerja Sama Medis Usai Kunjungan Delegasi Jepang

Pemerintah Belu Harapkan Perluasan Kerja Sama Medis Usai Kunjungan Delegasi JepangATAMBUA, GRANDISMA.COM – Kunjungan pejabat Kedutaan Besar Jepang ke RSUD Atambua pada Rabu (6/5/2026) membuka peluang baru bagi pengembangan infrastruktur kesehatan di Kabupaten Belu.

Pemerintah daerah secara resmi menyatakan harapan agar kerja sama yang sudah terjalin dapat diperluas ke bidang-bidang lainnya.

​Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Elly Ch. Rambitan, SH, menegaskan bahwa kesuksesan pengelolaan bantuan sebelumnya harus menjadi modal untuk kolaborasi yang lebih besar.

Ia menyampaikan aspirasi pemerintah daerah agar Jepang bersedia mendukung peningkatan kapasitas tenaga medis melalui program pelatihan.

​”Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperluas, baik melalui bantuan sarana prasarana maupun berbagai program pengembangan pelayanan kesehatan lainnya,” ungkap Elly dalam pertemuan tersebut.

Ia melihat potensi besar dalam program pertukaran tenaga ahli atau pelatihan teknis medis.

​Pemerintah Kabupaten Belu mengusulkan agar dukungan di masa depan juga mencakup sektor kesehatan preventif dan penguatan sistem informasi rumah sakit (SIMRS).

Hal ini dinilai krusial untuk menjadikan RSUD Atambua sebagai pusat kesehatan digital di wilayah perbatasan Indonesia.

​Menanggapi harapan tersebut, delegasi Jepang melalui Tetsuhashi Masashi menyatakan akan membawa masukan ini untuk didiskusikan lebih lanjut di tingkat kedutaan dan kementerian terkait di Jepang.

Ia menilai stabilitas dan komitmen Pemda Belu adalah poin plus dalam pertimbangan pemberian bantuan selanjutnya.

​Harapan perluasan kerja sama ini juga didorong oleh status RSUD Atambua yang menjadi rumah sakit rujukan bagi Kabupaten Malaka dan Timor Tengah Utara (TTU).

Luasnya cakupan layanan ini membuat kebutuhan akan fasilitas yang lebih lengkap menjadi sangat mendesak.

​Elly Ch. Rambitan menekankan bahwa peningkatan kualitas kesehatan di Belu akan berdampak langsung pada hubungan baik antarnegara di perbatasan.

Dengan fasilitas yang kuat, Indonesia dapat memberikan citra positif melalui pelayanan medis yang unggul bagi warga di wilayah perbatasan.

​Kunjungan ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi yang intensif antara Pemkab Belu dan Kedutaan Jepang.

Langkah ini dipandang sebagai awal dari babak baru kemitraan strategis yang akan membawa kesejahteraan lebih bagi masyarakat di ujung timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *