BELU, GRANDISMA.COM – Gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu kembali bergerak.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves secara resmi melantik 10 pejabat baru untuk mengisi posisi strategis dari tingkat dinas hingga kelurahan, Senin (16/3/2025).
Langkah perombakan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja serta kebutuhan organisasi untuk memperkuat pelayanan publik.
Dari 10 nama yang dilantik, terdapat sejumlah wajah baru yang dipercaya memegang kendali di wilayah perkotaan dan perbatasan.
Salah satu posisi krusial yaitu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Belu diisi oleh Martha Martins Naibuti, SKM. Ia diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan medis di daerah.
Untuk wilayah kecamatan, Maria Regolinda Ervina Bria dilantik sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Lamaknen Selatan.
Ia akan bekerja sama dengan Marianus Flavianus Mite yang menjabat sebagai Kasi Pemberdayaan Kesehatan di wilayah yang sama.
Di level kelurahan, terjadi penyegaran pimpinan. Herminus Bou, S.STP., MM resmi dilantik sebagai Lurah Tulamalae.
Sementara itu, Ruben Bauk menjabat sebagai Lurah Lidak dan Jibrael W.A. Taka Logo dipercaya menjadi Lurah Rinbesi.
Wilayah Kecamatan Nanaet Duabesi juga mendapat tenaga baru, yakni Dominikus Mau Bele sebagai Kasi Pelayanan Umum dan Agustinus Ulu sebagai Kasi Pemerintahan.
Keduanya diharapkan mampu mempercepat urusan administrasi warga.
Dukungan administratif di kecamatan diperkuat dengan pelantikan Paulus Nahak Boisala sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Lamaknen, wilayah yang berbatasan langsung dengan RDTL.
Sedangkan untuk wilayah pusat kota, Alfreds S.F. Kaikatui dipercaya mengemban jabatan sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Kota Atambua.
Alfreds diharapkan mampu menjaga ritme kerja di pusat pemerintahan.
Wabup Vicente menekankan agar kesepuluh pejabat ini segera melakukan konsolidasi tim.
Kerja sama antar lini sangat ditekankan agar visi Kabupaten Belu yang mandiri dan berbudaya tidak sekadar menjadi slogan.
Pelantikan ini menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi di Belu.
Seluruh pejabat yang dilantik resmi mulai bertugas di posisi baru mereka sejak sumpah jabatan diucapkan.
