Misa Perdana Dua Imam Baru di Umanen, Pemkab Belu Dorong Penguatan Kepekaan Sosial dan Pelayanan Umat

BERITA, RELIGI56 Dilihat

Misa Perdana Dua Imam Baru di Umanen, Pemkab Belu Dorong Penguatan Kepekaan Sosial dan Pelayanan UmatBELU, GRANDISMA.COM – Ribuan umat Katolik memadati Paroki Sta. Maria Bunda Penebus, Umanen Fatuketi, Atambua, dalam rangka Misa Syukur Perdana dua imam baru, Minggu (4/10).

Perayaan sakramental ini ditujukan atas tahbisan Pater Yosef Mario Ambasan, SVD dan Pater Robertus Bellarminus Meak, Sch.P, yang merupakan putra asli wilayah perbatasan Kabupaten Belu.

​Peristiwa iman ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Belu yang hadir memberikan dukungan moral secara langsung.

Kehadiran pejabat pemerintah daerah menegaskan kemitraan strategis yang senantiasa terjalin antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam pembinaan karakter serta moral masyarakat.

​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menyampaikan bahwa kelahiran dua imam baru dari tanah Rai Belu merupakan anugerah besar bagi daerah.

Pengabdian rohaniwan muda ini diharapkan membawa dampak positif tidak hanya bagi lingkup internal Gereja, tetapi juga bagi kehidupan bermasyarakat secara luas.

​Ia menyoroti keselarasan motto tahbisan kedua imam yang dinilai sangat kontekstual dengan tantangan zaman. Gagasan memberi daripada menerima yang diusung Pater Robertus Bellarminus Meak, Sch.P, dinilai sebagai cerminan pelayanan yang tulus dan berorientasi pada kepentingan umum.

​Di sisi lain, kepekaan belas kasih yang diangkat oleh Pater Yosef Mario Ambasan, SVD, menjadi pengingat penting bagi segenap elemen masyarakat.

Pemerintah menyadari bahwa nilai belas kasih dan perhatian kepada sesama merupakan fondasi penting dalam mengentaskan berbagai persoalan sosial di daerah.

​Dalam pandangan pemerintah daerah, kedua motto imamat tersebut bertemu pada satu titik fokus, yakni pelayanan yang rendah hati dan jujur.

Wajah pelayanan pastoral yang responsif terhadap kebutuhan umat menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi perubahan arus globalisasi.

​Pesan khusus juga diarahkan kepada kaum muda Paroki Umanen agar tidak ragu meneladani jejak langkah kedua pastor baru.

Vicente berharap keteladanan dan pengorbanan para rohaniwan dapat menjadi benteng moral bagi generasi muda perbatasan di tengah ketatnya arus modernisasi.

​Acara yang dipenuhi suasana kekeluargaan ini berjalan lancar dengan pengamanan dari tokoh pemuda dan aparat lokal.

Kehadiran perwakilan Provinsial SVD Timor serta Anggota DPRD Provinsi NTT kian mempertegas dukungan lintas sektor terhadap karya pelayanan kedua imam baru.

​Rangkaian Misa Syukur Perdana diakhiri dengan penyerahan apresiasi dan ungkapan terima kasih Pemkab Belu kepada orang tua kedua imam.

Kehadiran sosok-sosok pelayan masyarakat diharapkan terus membawa kesejukan dan mempererat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Belu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed