BELU, GRANDISMA.COM – Langkah strategis dan progesif kembali diambil oleh Pemerintah Kabupaten Belu dalam upaya mengoptimalkan potensi wilayahnya.
​Pemerintah daerah resmi memulai program pembukaan lahan seluas 171 hektare yang merupakan aset milik Serikat Sabda Allah (SVD) Timor di Nenuk.
​Kegiatan awal pembukaan lahan produktif tersebut dilaksanakan secara resmi pada, Sabtu, 3 Oktober 2026, di wilayah Tasifeto Barat.
​Proses pembersihan dan pengolahan tanah ini dilakukan secara masif dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator ke lokasi sasaran.
​Inisiatif besar ini merupakan wujud nyata kerja sama strategis antara Pemkab Belu dan pihak SVD Timor untuk mengatasi persoalan lahan tidur.
​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya pengerjaan pembersihan lahan tersebut.
​Dalam keterangannya, Wabup Vicente menegaskan bahwa lahan luas di lingkungan biara tersebut sudah beberapa tahun terakhir tidak diolah secara maksimal.
​Melalui kolaborasi erat ini, pemerintah bertekad menyulap lahan terbengkalai tersebut menjadi kawasan pertanian yang bernilai ekonomis tinggi bagi masyarakat.
​Pemerintah optimistis optimalisasi aset keagamaan ini akan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Belu.
