Melalui Dapur Flobamorata, SMKN 3 Kupang Siap Cetak Lulusan Mandiri dan Kompeten

BERITA, DAERAH, PENDIDIKAN175 Dilihat

Kehadiran Dapur Flobamorata by OSOP di SMKN 3 Kupang menjadi tonggak penting dalam upaya mencetak lulusan yang mandiri.KUPANG, GRANDISMA.COM – Kehadiran Dapur Flobamorata by OSOP di SMKN 3 Kupang menjadi tonggak penting dalam upaya mencetak lulusan yang mandiri.

Fasilitas ini diproyeksikan sebagai wadah inkubasi bagi siswa untuk menjadi tenaga kerja kompeten yang siap pakai di dunia industri.

​Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, menyatakan bahwa tujuan akhir pendidikan vokasi bukan sekadar ijazah, melainkan kemampuan siswa untuk menghidupi diri sendiri.

Dengan kompetensi yang teruji, lulusan SMK diharapkan tidak lagi bergantung pada ketersediaan lapangan kerja sebagai pegawai.

​”Tujuan utama pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu bekerja dan memiliki penghasilan,” tegas Johni di hadapan para siswa SMKN 3 Kupang, Rabu (11/3).

Ia menekankan bahwa kemandirian ekonomi dimulai dari penguasaan skill yang spesifik.

​Dapur Flobamorata memberikan pengalaman nyata bagi siswa dalam mengelola usaha, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran.

Hal ini melatih mentalitas tangguh yang sangat dibutuhkan di tengah gejolak ekonomi global saat ini.

​Dalam kesempatan tersebut, kualitas lulusan SMKN 3 Kupang langsung mendapat pengakuan melalui pesanan 1.000 kotak roti oleh Wagub Johni Asadoma untuk kebutuhan acara Paskah.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kompetensi siswa telah memenuhi standar pasar.

​Plt. Kepala SMKN 3 Kupang, Altje Luciana Papote, menjelaskan bahwa sekolahnya terus melakukan sinkronisasi kurikulum dengan standar industri.

Kehadiran RPS Kuliner dan Dapur Flobamorata memperkuat posisi sekolah sebagai lembaga pendidikan pencetak tenaga profesional.

​Pendidikan karakter juga menjadi perhatian utama di samping keterampilan teknis.

Kedisiplinan, ketegasan, dan etika kerja diterapkan secara ketat di lingkungan praktik agar siswa terbiasa dengan budaya kerja industri yang kompetitif.

​Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Balai Besar POM dan manajemen perhotelan, memastikan bahwa produk yang dihasilkan dari Dapur Flobamorata telah memenuhi standar keamanan pangan dan selera pasar yang berkembang.

​Para siswa mengaku bangga dan termotivasi dengan peresmian fasilitas ini.

Mereka merasa memiliki ruang ekspresi yang lebih luas untuk berinovasi menciptakan menu-menu baru yang mengangkat bahan pangan lokal NTT.

​Melalui integrasi antara teori, praktik, dan unit produksi, SMKN 3 Kupang optimis dapat melahirkan “hero-hero” ekonomi baru bagi NTT.

Lulusan yang mandiri dan kompeten diharapkan menjadi tulang punggung pembangunan daerah di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *