Malaka, Grandisma.com – Warga Desa Tunmat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, khususnya di tiga dusun yaitu Kfauwa, Malak, dan Bubun, hingga saat ini masih hidup dalam kegelapan akibat belum teraliri listrik.
Kondisi ini disoroti oleh mahasiswa asal Tunmat yang menilai pemerintah daerah lalai dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Tiga dusun tersebut terdiri dari 110 kepala keluarga (KK) yang sangat membutuhkan pasokan listrik untuk menunjang berbagai aktivitas.
Fasilitas pelayanan publik seperti sekolah SD, SMP, Puskesmas, Taman Seminari atau PAUD, Kapela, dan Asrama Putra/Putri juga sangat bergantung pada ketersediaan listrik untuk memberikan pelayanan yang efektif dan efisien.
Marlianus Jeriyanto Manek, seorang mahasiswa asal Tunmat, mengungkapkan bahwa ketiadaan listrik sangat mengganggu aktivitas warga, terutama di malam hari.
Anak-anak kesulitan belajar dengan penerangan seadanya, sementara petugas kesehatan terpaksa menggunakan lampu minyak atau senter saat melayani pasien di malam hari.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Kami merasa pemerintah seolah menutup mata terhadap kebutuhan dasar kami,” ujar Jeriyanto.
Ia menambahkan bahwa beberapa desa di wilayah sekitar telah menikmati listrik sejak beberapa tahun lalu, sementara Desa Tunmat masih gelap gulita.
Warga menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten yang terkesan mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.
Mereka mempertanyakan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Marlianus Jeriyanto Manek, yang juga pemerhati kebijakan publik, menilai bahwa tidak tersedianya listrik di Desa Tunmat mencerminkan lemahnya perencanaan dan perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Listrik bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan pokok. Pemerintah daerah seharusnya menjadikan pemerataan akses listrik sebagai prioritas,” tegas Jeriyanto kepada media pada Sabtu (8/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah seharusnya memiliki perencanaan yang matang dan anggaran yang memadai untuk memastikan seluruh wilayah di Kabupaten Malaka teraliri listrik, termasuk Desa Tunmat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyediaan jaringan listrik di Desa Tunmat.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar Desa Tunmat dapat segera menikmati listrik seperti desa-desa lain di Kabupaten Malaka.
Warga Desa Tunmat berharap agar suara mereka didengar oleh pemerintah dan segera mendapatkan solusi atas permasalahan ini.
Mereka berharap agar pemerintah tidak hanya berjanji, tetapi juga bertindak nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

