DPRD NTT Tinjau Dampak Bencana di Belu, Komisi V Janji Kawal Penanganan

BERITA, DAERAH, POLITIK36 Dilihat

DPRD NTT Tinjau Dampak Bencana di Belu, Komisi V Janji Kawal PenangananAtambua, Grandisma.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan tinjauan terhadap dampak bencana alam yang melanda Kabupaten Belu, dengan Komisi V DPRD NTT menjanjikan untuk mengawal seluruh proses penanganan hingga pemulihan.

Kunjungan kerja dilakukan oleh Komisi I, III, dan V DPRD Provinsi NTT pada Selasa (25/2/2026) di ruang kerja Bupati Belum.

Kegiatan tinjauan tersebut direncanakan sebagai bagian dari upaya memahami kondisi aktual wilayah perbatasan setelah dilanda curah hujan tinggi.

Rombongan diterima oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, dan Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, bersama jajaran pejabat daerah terkait.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Agustinus Nahak, S.Si, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut fokus pada melihat secara langsung dampak meluapnya Kali Baukama dan kerusakan infrastruktur jalan akibat longsor.

Beberapa titik wilayah diamati untuk mengumpulkan data yang akurat terkait kondisi lapangan.

“Kami melakukan kunjungan ini untuk melihat secara langsung dampak bencana alam, khususnya meluapnya Kali Baukama serta beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan dan longsor akibat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai informasi tentang dampak bencana dipresentasikan oleh pihak BPBD Kabupaten Belu dan Dinas PUPR daerah.

Data mencakup kerusakan rumah warga, jalan rusak, serta area yang terancam longsor di beberapa kecamatan

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, menyampaikan bahwa beberapa waktu terakhir wilayah Belu dihantam oleh bencana akibat curah hujan tinggi.

Banjir dan longsor menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas umum dan tempat tinggal masyarakat.

“Beberapa hari lalu terjadi bencana akibat kali meluap dan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan akibat curah hujan yang tinggi,” jelasnya.

Selain itu, sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan dan terancam roboh akibat tanah longsor.

Agustinus Nahak menyatakan bahwa seluruh informasi yang diterima telah dicatat secara khusus oleh Komisi V DPRD NTT.

Pihaknya menegaskan bahwa persoalan bencana di Belu menjadi perhatian serius dan akan mendapatkan dukungan penuh.

“Kami sudah mendengar dan mencatat secara khusus terkait bencana meluapnya Kali Baukama. Semua ini akan kami usulkan dan kawal ke Pemerintah Provinsi NTT,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Semuel Halundaka, S.IP., M.Si, untuk menyusun langkah-langkah penanganan yang komprehensif.

Data pendukung dari daerah telah diterima dan akan diolah secara rinci.

Komisi V DPRD NTT menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan penanganan bencana di Kabupaten Belu.

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kami akan mengusulkan dan mengawal semua aspirasi ini agar mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi NTT,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi NTT, Hironimus T. Banafanu, dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi NTT, Simon Guido Seran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *