Gubernur NTT Pimpin Rapat, Bahas Persiapan Bandara Eltari Jadi Bandara Internasional  

BERITA, DAERAH324 Dilihat

 Bandara Eltari Jadi Bandara Internasional Kupang, Grandisma.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin rapat pembahasan persiapan operasional Bandara Eltari Kupang sebagai bandara internasional, bertempat di Ruang Rapat Gubernur pada Kamis (15/1/2026).

Rapat ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan konektivitas udara provinsi NTT dengan kawasan internasional.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi terkait, antara lain Danlanud Eltari Kupang, pimpinan perangkat daerah terkait lingkup Pemprov NTT, GM Angkasa Pura Kupang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Kupang, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kupang, Kepala Balai Karantina Kesehatan Kupang, serta Kepala Kantor Bea Cukai Kupang.

Selain itu, hadir juga pimpinan maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Lion Air Grup, Citilink, Nam Air, dan Susi Air.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek persiapan menjadi fokus pembahasan.

Mulai dari sarana dan prasarana yang dibutuhkan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, hingga identifikasi kendala-kendala yang dihadapi masing-masing instansi terkait dengan pelaksanaan operasional bandara tersebut sebagai bandara internasional.

Gubernur Melki mengemukakan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang terjalin baik antar instansi terkait.

Menurutnya, hal ini sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran persiapan guna memulai operasional Bandara Eltari Kupang sebagai bandara internasional.

“Hal-hal yang sudah disampaikan dalam rapat tadi menjadi catatan penting untuk kita semua dalam persiapan menjelang operasional Bandara El Tari Kupang, kiranya komunikasi dan koordinasi terus kita bangun untuk mendukung target penerbangan perdana di Bulan Februari 2026,” ucap Gubernur Melki

Selain itu, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kesiapan yang telah dilakukan masing-masing instansi.

Baik terkait dengan peralatan, perlengkapan, maupun ketersediaan SDM yang telah disiapkan guna mendukung operasional bandara internasional.

“Untuk hal-hal yang masih kurang ataupun kendala akan coba dikoordinasikan bersama-sama,” tambah Gubernur Melki saat menutup rapat.

Ketersediaan sarana dan prasarana menjadi salah satu poin krusial yang dibahas mendalam.

Mulai dari kondisi landasan pacu, fasilitas keberangkatan dan kedatangan penumpang internasional, hingga sistem keamanan yang memenuhi standar internasional menjadi perhatian utama dalam rapat ini.

Ketersediaan SDM yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar operasional bandara internasional juga menjadi bagian penting dari pembahasan.

Instansi terkait menyampaikan upaya yang telah dilakukan dalam hal pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Rapat ini diharapkan dapat menjadi dasar kerja sama yang solid antar semua pihak terkait, sehingga target pencapaian operasional Bandara Eltari Kupang sebagai bandara internasional dapat terwujud sesuai dengan yang telah direncanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *