Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis, Prabowo: Itu Terorisme Biadab, Usut Sampai Aktornya!

BERITA, HAM, HUKRIM, POLITIK161 Dilihat

Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis, Prabowo: Itu Terorisme Biadab, Usut Sampai Aktornya!BOGOR, GRANDISMA.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan respons sangat tegas terkait kasus kekerasan yang menimpa aktivis Kontras, Andri Yunus. Aktivis tersebut menjadi korban penyiraman air keras yang mengakibatkan luka bakar serius dan kerusakan kornea mata.

​Dalam diskusi di Hambalang, Bogor, yang ditayang, Kamis (19/3), Prabowo mengutuk keras aksi tersebut. Ia mengategorikan tindakan tersebut sebagai bentuk terorisme yang tidak boleh ditoleransi dalam negara demokrasi.

​”Ini terorisme! Tindakan biadab yang harus kita kejar. Saya sudah instruksikan Kapolri untuk mengusut tuntas sampai ke akarnya,” tegas Prabowo dengan nada bicara yang meninggi.

​Presiden menegaskan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti hanya pada pelaku lapangan. Ia memerintahkan jajaran kepolisian untuk mencari tahu siapa otak di balik serangan tersebut, termasuk siapa yang mendanai aksi keji itu.

​Prabowo juga memberikan jaminan bahwa tidak akan ada perlindungan bagi siapa pun yang terlibat, termasuk jika ada indikasi keterlibatan aparat negara. Impunitas dipastikannya tidak akan berlaku di era kepemimpinannya.

​”Yang berseragam tidak akan dilindungi. Tidak boleh ada impunitas. Saya menjamin itu sebagai Presiden,” ujarnya menjawab pertanyaan Najwa Shihab dalam diskusi tersebut.

​Ia menyadari bahwa banyak kasus teror terhadap aktivis dan jurnalis kritis di masa lalu yang tidak pernah terungkap dalangnya. Hal ini sering kali menimbulkan persepsi negatif di publik bahwa ada unsur negara yang bermain.

​Oleh karena itu, Prabowo berkomitmen untuk membangun institusi penegak hukum yang bersih, mulai dari Polisi, Jaksa, hingga intelijen. Baginya, penegakan hukum yang adil adalah fondasi bangsa yang beradab.

​”Saya ingin menegakkan hukum. Bagaimana kita bisa bicara keadilan jika aksi seperti ini dibiarkan? Saya tantang aparat saya untuk segera menyelesaikan kasus ini,” lanjut Prabowo.

​Prabowo bahkan membuka kemungkinan untuk membentuk tim independen guna membantu pengusutan kasus-kasus kekerasan terhadap warga kritis. Ia ingin memastikan proses hukum berjalan transparan dan objektif.

​Meski demikian, ia meminta publik untuk tetap waspada terhadap upaya provokasi yang sengaja ingin mendestabilisasi pemerintah. Ia mengingatkan bahwa ada teknik intelijen seperti ‘false flag operation’ yang bisa saja terjadi.

​”Saya sumpah untuk membela rakyat. Saya tidak akan mengizinkan intimidasi semacam ini terjadi di Indonesia selama saya memimpin,” tutup Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *