Buka Konsultasi Ranwal RKPD 2027, Wabup Belu Tegaskan Pembangunan Harus “Nyaman di Meja Makan Rakyat”  

BERITA, DAERAH, POLITIK340 Dilihat

Buka Konsultasi Ranwal RKPD 2027, Wabup Belu Tegaskan Pembangunan Harus "Nyaman di Meja Makan Rakyat"  Atambua, Grandisma.com – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kabupaten Belu Tahun 2027 yang berlangsung di Gedung Wanita Bete Lalenok, Atambua, Rabu (29/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Plh. Kabid PPEPD Bapperida Provinsi NTT, serta perwakilan akademisi dan pimpinan OPD se-Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belu menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

Ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan tahun 2027 juga disediakan melalui acara ini.

“Hari ini kita berkumpul untuk mengikuti Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Belu Tahun 2027. Forum ini sangat penting karena menjadi bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan daerah yang harus dilalui,” ujar Wabup Vicente.

Ia menjelaskan bahwa RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD Kabupaten Belu untuk jangka waktu satu tahun.

Penyusunannya wajib mengikuti tahapan dan tata cara yang telah ditetapkan, mulai dari rancangan awal hingga penetapan dokumen akhir.

Melalui forum ini, Wabup Vicente berharap arah dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027 dapat ditetapkan secara tepat.

Tidak hanya bersifat administratif, rancangan tersebut harus benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, menjawab isu-isu strategis daerah, serta selaras dengan kebijakan nasional dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

RKPD Kabupaten Belu Tahun 2027 disusun untuk mendukung pencapaian visi pembangunan jangka menengah daerah tahun 2025–2029, yakni “Belu yang Berkualitas, Mandiri, Harmonis, Demokratis, dan Berbudaya.”

Lima misi pembangunan telah dirumuskan untuk menjabarkan visi tersebut secara komprehensif.

Lebih lanjut, Wabup Vicente memaparkan bahwa fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada peningkatan pelayanan dasar dan kualitas sumber daya manusia.

Dukungan dari penguatan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, pengembangan budaya, dan peningkatan ekonomi daerah juga akan disiapkan untuk mendukung fokus utama tersebut.

Fokus tersebut diwujudkan melalui sepuluh program prioritas yang telah ditentukan. Di antaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan dasar, pemenuhan layanan kesehatan dasar, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, serta pengembangan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.

Selain itu, isu kemiskinan juga menjadi perhatian utama yang harus dijabarkan secara konkret dalam RKPD 2027.

Upaya menurunkan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan di Kabupaten Belu akan diwujudkan melalui program-program terpadu yang dirancang secara cermat.

Dalam kondisi keterbatasan penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat, efisiensi dan efektivitas belanja daerah sangat ditekankan oleh Wakil Bupati Belu.

Setiap program dan kegiatan harus memiliki indikator kinerja yang jelas serta fokus pada isu strategis yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Kabupaten Belu tidak boleh berhasil di atas kertas, tetapi gagal di meja makan rakyat,” tegasnya. Pesan ini menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan harus benar-benar dirasakan dan memberikan manfaat yang nyaman bagi kehidupan sehari-hari rakyat Belu.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Vicente juga meminta seluruh perangkat daerah untuk menyediakan data dan informasi yang akurat dalam penyusunan Ranwal RKPD.

Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah tahun 2027 juga diminta untuk diselesaikan secara tepat waktu agar dokumen perencanaan dapat disusun secara komprehensif, terarah, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini ditutup dengan ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan yang diinginkan oleh seluruh masyarakat Belu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *