Pererat Hubungan Kelembagaan, Wabup Belu Terima Kunjungan Kepala Imigrasi Atambua  

Wabup Belu Terima Kunjungan Kepala Imigrasi Atambua, Grandisma.com – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST., menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, di Ruang Kerja Wakil Bupati Belu, Senin (19/01/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi.

Selain mempererat hubungan, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kantor Imigrasi Atambua dan Pemerintah Kabupaten Belu.

Kerjasama yang diperkuat tersebut fokus pada dua aspek utama, yaitu mendukung pelayanan keimigrasian serta pengawasan orang asing di wilayah perbatasan negara.

Menyambut baik kunjungan tersebut, Wabup Vicente menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kantor Imigrasi Atambua dalam menjaga kedaulatan negara.

Ia juga mengakui kontribusi pihak imigrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di kawasan perbatasan Republik Indonesia (RI) – Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

“Kami mengapresiasi kinerja Imigrasi Atambua yang selama ini turut menjaga kedaulatan negara dan memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat,” ujar Wabup Vicente

Wakil Bupati juga menyampaikan harapan agar sinergi dan kerja sama antara kedua pihak terus ditingkatkan.

Tujuannya adalah untuk mewujudkan pelayanan yang semakin optimal serta terciptanya kondusivitas wilayah Kabupaten Belu.

“Kami berharap sinergi dan kerja sama ini terus ditingkatkan demi pelayanan yang semakin optimal dan terciptanya kondusivitas wilayah Kabupaten Belu,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah perbatasan. Hal ini tidak terlepas dari posisi strategis Kabupaten Belu yang berperan sebagai gerbang negara.

“Kabupaten Belu memiliki posisi strategis sebagai gerbang negara, sehingga kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah perbatasan,” tegas Wabup Vicente.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, menyampaikan tujuan utama dari kunjungan yang dilakukan pada kesempatan tersebut.

Ia mengungkapkan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain meningkatkan pelayanan, Jusup juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Tidak hanya itu, institusi yang dipimpinnya juga siap mendukung program pembangunan daerah melalui fungsi keimigrasian yang dimiliki.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan wilayah perbatasan, serta mendukung program pembangunan daerah melalui fungsi keimigrasian,” ucap Jusup.

Ia menyoroti pentingnya Pelabuhan Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang menjadi salah satu pintu perlintasan tersibuk di Indonesia. Kondisi ini membuat koordinasi antar pihak menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

“PLBN Motaain merupakan salah satu pintu perlintasan tersibuk di Indonesia,” ungkapnya.

Jusup menjelaskan bahwa ke depan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Belu.

Tujuannya adalah agar pelayanan keimigrasian serta pengawasan orang asing dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Ke depan, kita akan terus saling berkoordinasi agar pelayanan keimigrasian serta pengawasan orang asing dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Atambua.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kerja sama berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua dalam mengelola wilayah perbatasan yang strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *