Wakil Bupati Belu Sebut Penanaman di Sonis Laloran Bukan Sekadar Kerja Bakti Tapi Investasi Masa Depan

BERITA, DAERAH, PETERNAKAN236 Dilihat

Wakil Bupati Belu Sebut Penanaman di Sonis Laloran Bukan Sekadar Kerja Bakti Tapi Investasi Masa DepanBelu, Grandisma.comWakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST menyatakan bahwa kegiatan penanaman rumput dan singkong di Kawasan Peternakan Sonis Laloran, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat pada Jumat (30/01/2026) bukan sekadar kerja bakti, melainkan investasi masa depan bagi pembangunan sektor peternakan daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pakan ternak dan optimalisasi potensi daerah.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wabup Vicente dihadiri oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu.

Sebelum pelaksanaan penanaman, seluruh peserta mengikuti apel persiapan yang menjadi awal dari kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, ia menyampaikan pesan reflektif tentang makna waktu dan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.

Menurutnya, kehidupan hanya terdiri dari tiga hari: kemarin, hari ini, dan esok yang memiliki makna masing-masing bagi pembangunan daerah.

“Hari kemarin telah berlalu dan tinggal menjadi cerita. Hari ini adalah kesempatan kita untuk berbuat dan mengukir sesuatu yang baru di Sonis Laloran,” ujarnya

Pesan mendalam juga disampaikannya mengenai kontribusi yang akan diberikan bagi generasi mendatang.

“Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi sejarah yang diceritakan di hari esok, karena esok belum tentu kita masih melihat matahari,” jelas Wabup Vicente.

Ia juga menekankan pentingnya peran ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu dalam mendukung program strategis daerah.

Kehadiran seluruh aparatur di lokasi kegiatan diakui sebagai wujud komitmen bersama dalam menyiapkan pakan ternak secara berkelanjutan.

Sebanyak kurang lebih 150 hektar lahan digunakan untuk kegiatan penanaman tersebut.

“Ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi langkah nyata untuk mendukung pengembangan sektor peternakan dan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Rumput dan singkong yang ditanam dipilih karena memiliki nilai gizi yang baik untuk ternak dan dapat tumbuh dengan baik di kondisi lahan Belu.

Pengelolaan lahan yang baik juga diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah secara bertahap.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk mengembangkan Kawasan Peternakan Sonis Laloran menjadi pusat pengembangan peternakan di Kabupaten Belu.

Beberapa program pendukung juga akan dilaksanakan untuk mendukung produktivitas kawasan tersebut.

Ketahanan pakan ternak yang terjamin diyakini akan meningkatkan produktivitas usaha peternakan masyarakat.

Hal ini selanjutnya akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Seluruh aspek pelaksanaan kegiatan dipersiapkan dengan matang oleh tim penyelenggara.

Dari persiapan lahan hingga proses penanaman, setiap tahap dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.

Wakil Bupati Belu berharap agar kedepan, kawasan Peternakan Sonis Laloran dapat berkembang secara optimal sebagai sentra peternakan yang produktif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *