Wakil Bupati Belu Luncurkan Program “Healthy Latrines for Frontier Poorest Households”

BERITA, DAERAH, KESEHATAN210 Dilihat

Wakil Bupati Belum Luncurkan ProgramBelu, Grandisma.com – Pemerintah Kabupaten Belu resmi meluncurkan program pembangunan sanitasi bagi masyarakat terdampak kemiskinan ekstrem. Program bernama Healthy Latrines for Frontier Poorest Households diberikan kepada 65 keluarga di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Sabtu (10/01/2026).

Acara peluncuran dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves memimpin acara tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kolaborasi untuk masyarakat.

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan unit WC yang memenuhi standar kesehatan.

Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kondisi sanitasi rumah tangga. Tim teknis telah memastikan kualitas pembangunan setiap unit.

Masyarakat Desa Kabuna menyambut baik program ini. Mereka mengaku sangat membutuhkan fasilitas sanitasi layak. Beberapa warga menyatakan harapan akan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Bupati Vicente menjelaskan tujuan utama program ini. Ia mengatakan, program ini muncul dari pertemuan kecil dengan berbagai pihak.

“Manfaatnya luar biasa bagi masyarakat,” ucapnya.

Data menunjukkan kondisi sanitasi di wilayah perbatasan masih kurang memadai. Banyak keluarga tidak memiliki fasilitas WC yang layak. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab masalah kesehatan dan kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Belu bekerja sama dengan beberapa organisasi. Yayasan Media Flores, Yayasan Sanbintang, dan CIRMA terlibat dalam pelaksanaan program. Mereka memberikan dukungan teknis dan sumber daya.

 

Wabup Vicente menekankan pentingnya kerja sama antar pihak. Pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pihak swasta berperan aktif.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian untuk mengatasi masalah dasar masyarakat,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya penurunan kemiskinan ekstrem. Menurut data DTCM, sekitar 8.000 hingga 9.000 keluarga di Belu masuk kategori miskin ekstrem. Sanitasi tidak layak menjadi salah satu penyumbangnya.

Tokoh adat dan masyarakat Desa Kabuna memberikan apresiasi. Mereka menyatakan dukungan penuh untuk program ini. Mereka berjanji akan merawat dan memanfaatkan fasilitas dengan baik.

Camat Kakuluk Mesak menyampaikan dukungan dari pemerintah kecamatan. Ia akan memastikan program berjalan lancar hingga selesai. Petugas lapangan akan melakukan pemantauan secara berkala.

Direktur CIRMA menjelaskan proses seleksi penerima manfaat. Calon penerima dipilih berdasarkan data kemiskinan yang valid. Semua keluarga yang menerima adalah dari kelompok desil 1.

Wabup Vicente mengungkapkan harapan terhadap program ini. Ia berharap keluarga penerima bisa naik ke desil 2. Hidup mereka diharapkan menjadi lebih sehat dan produktif.

Pemerintah Kabupaten Belu juga menyusun rencana pemeliharaan. Mereka akan memberikan pendidikan tentang pentingnya sanitasi. Tim akan melakukan kunjungan berkala untuk memastikan fasilitas tetap berfungsi.

Acara peluncuran diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama. Para pihak berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah. Masyarakat berharap program serupa bisa diperluas ke desa lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *