KUPANG, GRANDISMA.COM – SMK Negeri 2 Kupang menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Robotics dalam ajang 2026 IoT NTT Bootcamp dan Challenge yang berlangsung pada 12–17 Oktober 2026 di Hotel Sahid T-More, Kota Kupang.
Capaian ini memperlihatkan potensi peserta didik sekolah kejuruan dalam mengembangkan keterampilan teknologi, kreativitas, dan inovasi digital.
Kompetisi tersebut melibatkan 100 peserta dari 25 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Timur.
Melalui pelatihan, praktik, dan tantangan kompetitif, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa dan guru untuk memperluas wawasan serta mengasah kemampuan di bidang Internet of Things (IoT) dan robotika.
Keberhasilan SMKN 2 Kupang meraih posisi tertinggi pada kategori Robotics menjadi bukti pentingnya pembelajaran berbasis praktik.
Peserta didik tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mengembangkan kemampuan menerapkan pengetahuan menjadi karya teknologi yang inovatif dan bermanfaat.
Kepala SMKN 2 Kupang, Hebner Dakabesi, mengapresiasi prestasi yang diraih peserta didiknya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran, kerja keras siswa, serta dukungan berbagai pihak di lingkungan sekolah yang terus memberikan ruang bagi pengembangan kompetensi dan kreativitas.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.
Pelatihan, kompetisi, dan pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam membantu peserta didik mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari peran guru pendamping yang meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membimbing siswa selama mengikuti kegiatan.
Pendampingan guru menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, dan kemampuan menyelesaikan persoalan.
Di tengah perkembangan teknologi digital, kompetensi robotika dan IoT memiliki peluang penerapan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, pengelolaan air, energi, hingga lingkungan.
Karena itu, pengembangan keterampilan teknologi di sekolah kejuruan perlu terus diperkuat agar peserta didik mampu menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala SMKN 2 Kupang berharap kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berani mencoba hal baru, dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Lebih dari sekadar penghargaan, Juara 1 Robotics IoT NTT 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat budaya inovasi dan melahirkan generasi muda yang kreatif, terampil, serta adaptif terhadap perubahan zaman.






