Resmi! Markus Robinson Mau Koy Jabat Camat Kota Atambua, Ini Pesan Khusus Wabup Vicente

BERITA, DAERAH, POLITIK8 Dilihat

Resmi! Markus Robinson Mau Koy Jabat Camat Kota Atambua, Ini Pesan Khusus Wabup VicenteATAMBUA, GRANDISMA.COM – Struktur kepemimpinan di wilayah administrasi Kota Atambua resmi berganti. Markus Robinson Mau Koy, SE., M.S.A., kini resmi mengemban tugas sebagai Camat Kota Atambua setelah melalui prosesi serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Belu pada Senin (27/4/2026).

​Pergantian ini menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan di wilayah yang menjadi jantung Kabupaten Belu. Wakil Bupati Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan pesan khusus yang menitikberatkan pada aspek kepercayaan dan tanggung jawab moral seorang pemimpin wilayah.

​Dalam arahannya, Vicente menekankan bahwa jabatan yang diberikan adalah bentuk kepercayaan penuh dari pimpinan daerah. Ia berharap Markus Robinson dapat menjalankan tugasnya dengan integritas tinggi dan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya.

​”Setiap jabatan adalah kepercayaan untuk melayani. Inti dari semua tugas yang kita emban adalah bagaimana kita bisa hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi bagi mereka,” ungkap Vicente di hadapan para undangan.

​Selain fokus pada pelayanan masyarakat, Wabup juga menyinggung pentingnya kerja sama tim di internal kecamatan. Markus diminta untuk merangkul seluruh elemen, mulai dari sekretaris camat hingga staf teknis, agar roda pemerintahan berjalan harmonis.

​Pesan khusus lainnya menyangkut koordinasi lintas sektor di wilayah kota. Sebagai camat baru, Markus diharapkan mampu menjalin komunikasi yang intens dengan jajaran TNI-Polri dan tokoh masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan di ibu kota kabupaten.

​Vicente juga menyoroti aspek kedisiplinan aparat di tingkat kecamatan. Menurutnya, camat harus menjadi teladan utama bagi bawahannya agar budaya kerja profesional dapat tertanam kuat dalam melayani kebutuhan administrasi warga setiap harinya.

​”Tugas kita yang paling penting adalah bekerja sama untuk kemajuan Rai Belu tercinta. Jangan ada sekat antara pemerintah dan rakyat,” tegas orang nomor dua di Kabupaten Belu tersebut dengan penuh optimisme.

​Prosesi sertijab ini ditutup dengan jabat tangan formal yang menandai penyerahan tanggung jawab dari pejabat lama, Yohanes Moruk, kepada Markus Robinson. Yohanes sendiri mendapatkan apresiasi khusus atas dedikasinya selama memimpin Kota Atambua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *