Rekoleksi Prapaskah ASN Belu Tutup dengan Panggilan untuk Karya Kasih dan Derma  

BERITA, DAERAH, RELIGI54 Dilihat

Rekoleksi Prapaskah ASN Belu Tutup dengan Panggilan untuk Karya Kasih dan Derma BELU, GRANDISMA.COM – Kegiatan Rekoleksi Kategorial Masa Prapaskah Tahun 2026 untuk lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah ditutup dengan panggilan untuk menjalani masa Prapaskah dengan semangat pertobatan, doa, dan karya kasih.

Acara yang berlangsung di Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua pada Jumat (06/03/2026) diakhiri dengan pesan dari Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr.

Tema yang menjadi fokus perenungan selama rekoleksi adalah “Ebed Yahweh Hamba Penderita, Cahaya Harapan Bangsa-Bangsa”.

Semua materi yang disampaikan dirancang untuk memperkuat nilai iman, pertobatan, dan pembaharuan hidup bagi setiap peserta yang mengikuti.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini telah diikuti oleh dua kelompok peserta yang berbeda.

Pada hari pertama, seluruh petugas pastoral dari dekenat dan paroki-paroki se-Dekenat Belu Utara, yang mencakup wilayah Kabupaten Belu, telah mengikuti sesi rekoleksi.

Pada hari kedua, kesempatan diberikan kepada ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu.

Segala unsur dari lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif telah diwakilkan untuk menghadiri acara yang diatur secara terpadu ini.

Uskup Dominikus Saku menjelaskan bahwa melalui perenungan tema yang telah ditetapkan, diharapkan nilai-nilai rohani, nilai tobat, dan pembaharuan hidup semakin meresap dalam batin setiap umat beriman.

“Melalui perenungan ini kita berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Apresiasi telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang telah aktif dalam mengorganisir kegiatan ini.

Khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu yang telah berperan penting dalam mengoordinasikan kehadiran para ASN.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu yang telah mengoordinasikan kehadiran ASN,” ujar Uskup Dominikus.

Kehadiran yang cukup banyak telah memenuhi sebagian besar Gereja Katedral, hal ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kegiatan rohani ini.

Pada bagian penutup, Uskup Dominikus berharap para ASN dapat semakin menghayati nilai iman, harapan, dan kasih dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Semoga pelayanan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Belu dapat semakin baik bagi seluruh masyarakat yang juga merupakan umat Keuskupan Atambua.

“Selamat menjalani masa Prapaskah 2026,” pungkasnya. Semangat doa, tobat, dan derma diharapkan semakin dihayati oleh setiap peserta demi kemajuan pelayanan Gereja dan kesejahteraan masyarakat.

Selain para ASN, jajaran TNI dan Polri juga telah diundang dan hadir dalam kegiatan rekoleksi ini.

Para petugas ini telah mengikuti pembinaan rohani sebagai bagian dari upaya penguatan iman dalam menjalankan tugas pelayanan yang diberikan.

Sebelum ditutup secara resmi, kegiatan rekoleksi telah dilanjutkan dengan sesi dialog pastoral bersama seluruh peserta.

Ruang refleksi ini telah disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami nilai-nilai rohani yang telah disampaikan selama masa Prapaskah.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut adalah Deken Belu Utara, para Staf Ahli Bupati Belu, para Asisten Setda Belu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, para pimpinan OPD, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu yang telah mengikuti kegiatan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *