Pameran UMKM HUT NTT ke-67 Ditutup Wagub Johni, Penampilan Silet Open Up Semarakkan Acara  

BERITA, DAERAH, EKONOMI, MUSIK206 Dilihat

Kupang, Grandisma.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi menutup kegiatan Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTT.

Acara penutupan berlangsung di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Sabtu (20/12/2025) malam dengan suasana yang meriah dan dipadati pengunjung.

Kegiatan pameran yang berlangsung selama delapan hari ini mengusung tema “NTT Berjaya, UMKM Berdaya”.

Tema tersebut mencerminkan harapan pemerintah provinsi agar UMKM menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah dan membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat NTT.

Sebanyak 87 pengusaha UMKM dari berbagai daerah di NTT berpartisipasi dalam acara ini.

Mereka memamerkan beragam produk lokal, mulai dari kerajinan tangan, makanan dan minuman khas, hingga produk kreatif yang dihasilkan melalui inovasi anak muda.

Hingga hari sebelum penutupan, yaitu 19 Desember 2025, tercatat jumlah transaksi yang mencapai 8.188 kali.

Angka ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk-produk lokal NTT dan efektivitas acara sebagai ajang promosi bagi para pelaku UMKM.

Dalam sambutannya saat penutupan, Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa pameran ini tidak hanya dibuat untuk memeriahkan HUT provinsi.

Lebih jauh, acara ini bertujuan memberi ruang bagi karya dan produk NTT agar semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat, baik di dalam maupun luar provinsi.

“Intinya, pameran ini dibuat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi NTT. Pemerintah Provinsi ingin seluruh karya dan produk NTT bisa dipamerkan dan dibeli oleh masyarakat,” ujar Johni Asadoma.

Ia juga menambahkan bahwa melalui pameran ini, roda perekonomian masyarakat diharapkan dapat bergerak lebih cepat.

Acara ini diharapkan mendorong munculnya inisiatif dan inovasi baru dari para pelaku UMKM, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika ekonomi bergerak naik dan kreativitas masyarakat tumbuh, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Ini yang kita harapkan bersama,” tegas Wagub Johni.

Selain itu, Wagub juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap produk lokal. Ia menekankan bahwa setiap produk UMKM yang dipamerkan merupakan cerminan keahlian dan kreativitas anak bangsa NTT yang patut dibanggakan.

“Seluruh produk UMKM bisa dipamerkan dan dibeli di sini. Ini menumbuhkan kecintaan kita terhadap produk-produk NTT. Kita harus kobarkan semangat cinta produk NTT,” katanya.

Acara penutupan semakin semarak dengan penampilan spesial dari Silet Open Up, penyanyi kebanggaan NTT. Penampilan sang musisi langsung membuat pengunjung terhibur dan bersukacita, sehingga suasana acara menjadi lebih meriah dan penuh semangat.

Salah satu pengunjung yang datang dari luar negeri, Chris Marteen, warga Boston, Amerika Serikat, mengaku terkesan dengan kemeriahan acara penutupan. Selain menikmati konser musik, ia juga sempat mengunjungi deretan pohon Natal yang dipajang di sepanjang Jalan El Tari.

“NTT luar biasa. Acaranya sangat ramai malam ini. Pohon Natalnya juga indah, dan saya sangat senang dengan keramahan orang-orang di sini,” ujar Chris Marteen.

Begitu juga dengan Roberto Carlos, mahasiswa perguruan tinggi di Kupang, yang mengapresiasi kegiatan seperti ini. Ia menganggap event pameran UMKM harus rutin digelar, tidak hanya di Kupang tetapi juga di seluruh daerah lain di NTT, dengan lebih banyak melibatkan pengusaha lokal.

“Ini harus rutin dibuat, tidak hanya di Kupang tapi seluruh daerah lain di NTT juga. Sebagai anak muda tentu kami dukung terlebih produk lokal UMKM mendapat tempat khusus dalam pameran ini,” papar Roberto.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pengusaha UMKM, panitia, serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan perayaan HUT ke-67 Provinsi NTT.

Turut hadir dalam acara penutupan antara lain Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Plh. Sekda Provinsi NTT Flouri Rita Wuisan, serta jajaran Forkopimda dan Pemerintah Daerah Provinsi NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *