Lantik Pejabat Administrator, Vicente Hornai: Jabatan Adalah Cara Mengabdi kepada Tuhan

BERITA, DAERAH, POLITIK40 Dilihat

Lantik Pejabat Administrator, Vicente Hornai: Jabatan Adalah Cara Mengabdi kepada TuhanATAMBUA, GRANDISMA.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, secara resmi melantik sembilan puluh Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkup Pemkab Belu. Prosesi pelantikan ini digelar di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, pada Jumat siang (24/4/2026).

​Dalam suasana yang religius dan penuh kewibawaan, Vicente memberikan wejangan mengenai hakikat kekuasaan. Ia menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban oleh para ASN merupakan mandat yang bersifat transendental atau melampaui urusan duniawi semata.

​”Jabatan adalah amanah, bukan hanya dari pimpinan, tetapi juga dari Tuhan. Mengabdi pada jabatan adalah cara kita mengabdi kepada Tuhan,” ujar Vicente di hadapan para pejabat yang baru diambil sumpahnya.

​Pernyataan ini dimaksudkan untuk menggugah kesadaran moral para pejabat agar bekerja dengan penuh kejujuran. Menurutnya, tanggung jawab kepada Tuhan akan melahirkan dedikasi yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar tanggung jawab administratif kepada atasan.

​Vicente menekankan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh pejabat harus didasari oleh niat baik untuk menolong sesama. Ia ingin agar birokrasi di Belu tidak hanya sekadar menjalankan prosedur, tetapi memiliki nilai spiritualitas dalam melayani.

​Selain aspek spiritual, Wakil Bupati juga menuntut profesionalisme yang tinggi dari para pejabat administrator tersebut. Ia meminta mereka bekerja secara proporsional dan selalu berorientasi pada hasil nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

​Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Belu membutuhkan figur-figur pemimpin yang berani mengambil inisiatif dan melakukan terobosan inovatif. Pemimpin sejati, menurutnya, adalah mereka yang berani bertindak nyata dan menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas.

​Langkah pelantikan ini disebut sebagai bagian dari penguatan struktur birokrasi agar lebih efektif dan akuntabel. Hal ini selaras dengan misi pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

​Vicente juga menggarisbawahi pentingnya integritas sebagai benteng utama dalam menghadapi godaan korupsi dan penyimpangan jabatan. Ia meminta para pejabat baru menjadi agen perubahan yang membawa semangat pembaruan di unit kerja masing-masing.

​Pemerintah daerah Kabupaten Belu berharap, penyegaran posisi ini dapat memberikan energi baru bagi instansi terkait. Inovasi dalam pelayanan publik diharapkan menjadi prioritas utama guna mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas negara.

​Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Belu serta jajaran Satgas Pamtas RI-RDTL. Kehadiran unsur TNI dan Polri menegaskan pentingnya stabilitas keamanan dan kolaborasi dalam mendukung roda pemerintahan di daerah perbatasan.

​Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama, menandai dimulainya babak baru bagi sembilan puluh pejabat tersebut. Vicente optimis bahwa dengan komitmen kuat, visi pembangunan daerah akan lebih mudah tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *