Bersama Ketua DPRD, Wabup Belu Pantau Langsung Lokasi Kerusakan Jalan di Nanaet Duabesi

BENCANA, BERITA, DAERAH15 Dilihat

Bersama Ketua DPRD, Wabup Belu Pantau Langsung Lokasi Kerusakan Jalan di Nanaet DuabesiBELU, GRANDISMA.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, bersama Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, melakukan peninjauan langsung lokasi kerusakan jalan di Kecamatan Nanaet Duabesi, Jumat (06/03/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan guna mengevaluasi kondisi aktual infrastruktur jalan yang terdampak tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa minggu terakhir.

Lokasi fokus peninjauan adalah ruas jalan Halilulik–Laktutus, tepatnya di Raikuwak Wain.

Dalam kunjungan tersebut, mereka ditemani oleh sejumlah pejabat daerah terkait. Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Ferdinand Hale Kin, ST, serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Vincensius Kurniawan Laka, ST, turut hadir untuk memberikan penjelasan terkait kondisi infrastruktur dan dampak pada aktivitas masyarakat.

Beberapa ruas jalan di Kabupaten Belu dilaporkan telah mengalami kerusakan akibat kondisi cuaca ekstrem.

Perhatian khusus diberikan pada wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan fisik jalan, termasuk longsor dan genangan air yang dapat mengganggu mobilitas warga.

Pemantauan langsung lokasi kerusakan dianggap penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Menurut Wabup, pemahaman terhadap kondisi aktual di lapangan menjadi dasar dalam menyusun strategi penanganan yang cepat dan efektif.

Selain lokasi Raikuwak Wain, rute perjalanan juga melewati wilayah Wedomu. Di daerah tersebut, sebuah deuker dilaporkan telah rubuh akibat dampak banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut menjadi tambahan data dalam evaluasi kerusakan infrastruktur daerah.

Tindakan penanganan darurat menjadi prioritas utama yang akan ditempuh.

Keputusan tersebut diambil agar aktivitas masyarakat tidak terganggu secara berkelanjutan dan akses transportasi tetap dapat beroperasi dengan baik.

Ruas jalan Halilulik–Laktutus dinilai membutuhkan perhatian khusus karena karakteristik geografisnya.

Kontur tanah di wilayah tersebut mudah mengalami longsor, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi seperti saat ini.

Perluasan informasi terkait kondisi keuangan daerah juga disampaikan oleh Wabup Belu.

Tantangan akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat diakui menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam penyusunan anggaran perbaikan jalan.

Seluruh pihak terkait diminta untuk bekerja sama dalam menangani masalah ini. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat secara luas diinstruksikan untuk melakukan gotong-royong dalam penanganan darurat di lokasi terdampak.

Langkah proaktif yang telah dilakukan oleh masyarakat dan pihak gereja mendapat apresiasi dari Wabup Belu.

Sebelum kunjungan resmi dilakukan, mereka telah mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan sementara guna memulihkan akses jalan.

“Tadi Pater juga menyampaikan bahwa bersama umat mereka sudah bergerak melakukan penanganan darurat,” ucap Wabup Belu.

Kontribusi tersebut dinilai sangat berarti dan menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Sebagai mitra pemerintah, DPRD Kabupaten Belu memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan kerusakan jalan.

Ketua DPRD menyampaikan bahwa langkah-langkah percepatan penanganan akan didorong agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *