Atambua, Grandisma.com – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, memimpin Upacara/Apel Awal Bulan Januari 2026 lingkup Pemerintah Kabupaten Belu yang digelar pada Senin (05/12/2026).
Apel tersebut menjadi apel perdana sekaligus penanda dimulainya pelaksanaan tugas pemerintahan di Tahun Anggaran 2026.
Dalam amanatnya, Wabup Vicente mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memulai tahun 2026 dengan semangat baru, berkolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita sudah melewati tahun 2025 dan hari ini kita memasuki tahun yang baru, tahun 2026. Kita memulai dengan satu harapan baru dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi masyarakat Kabupaten Belu,” ujar Wabup Vicente.
Pada kesempatan tersebut, Vicente juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Belu.
Ia turut memberikan apresiasi atas kinerja perangkat daerah sepanjang tahun 2025, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saya menyampaikan terima kasih atas kinerja bapak ibu sekalian di tahun 2025, terutama beberapa OPD yang mengelola PAD. Saya melihat capaian PAD sangat luar biasa karena bisa melebihi target yang telah ditetapkan,” katanya.
Terkait dinamika birokrasi, Wabup Vicente mengingatkan para pejabat yang baru dilantik pada Desember 2025 agar tetap profesional dan tidak membawa isu politik ke dalam pemerintahan.
“Dalam birokrasi, mutasi dan pelantikan adalah hal biasa. Jangan pernah merasa ini karena dendam politik. Kita tidak punya dendam apa pun, mari bergandengan tangan dan bekerja untuk Kabupaten Belu yang kita cintai,” tegasnya
Ia juga menekankan bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat, di mana pun ditempatkan.
“Kita mau ditempatkan di mana pun, di posisi apa pun, tugas kita satu, yaitu melayani masyarakat dengan hati dan dengan tulus, karena negara membayar kita untuk melayani masyarakat dan membangun daerah ini,” lanjutnya.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Wabup Vicente mengingatkan seluruh OPD agar segera menginput seluruh kegiatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).
“Bagi OPD yang DPAnya sudah jadi, segera input semua kegiatan ke SIRUP. Tahun lalu masih banyak temuan karena OPD tidak menginput kegiatan ke SIRUP,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kebijakan baru terkait penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
“Mulai tahun 2026, tidak ada lagi staf yang menjadi PPK untuk belanja modal. Kepala dinas harus menjadi PPK, supaya tidak lagi membebani staf dan teman-teman keuangan di akhir tahun.”
Menghadapi musim hujan, Wabup Vicente meminta camat, lurah, dan kepala desa untuk mengawal program pertanian dan perikanan, khususnya bantuan bibit jagung serta perahu dan alat tangkap nelayan, agar dimanfaatkan sesuai tujuan.
Menutup amanatnya, ia menekankan pentingnya disiplin ASN dan pengawasan kehadiran pegawai.
“Saya minta pimpinan OPD melaksanakan apel setiap pagi. Pegawai yang tidak masuk kerja, TPP-nya dipotong saja. Kalau kita disiplin dan bertanggung jawab, saya yakin kinerja kita di tahun 2026 akan jauh lebih baik.”
Apel dihadiri oleh Plh Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, camat, lurah, dan seluruh ASN serta PPPK Pemkab Belu.







