Wagub Johni dan Danlanud Somad Tandatangani Prasasti, Resmikan Puma Archery Club Venue  

BERITA, DAERAH, POLITIK, TNI274 Dilihat

Kupang, Grandisma.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma bersama Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) El Tari Marsekal Pertama Somad menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian resmi Puma Archery Club Venue.

Acara ini juga disertai dengan pembukaan Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025, yang diadakan dalam rangka HUT Ke-67 Provinsi NTT di Lapangan Panahan Lanud El Tari Kupang, Kamis (18/12/2025) pagi.

Meskipun acara berlangsung di tengah guyuran hujan yang cukup deras, semangat seluruh pihak yang hadir tidak menyurut.

Acara telah dihadiri terlebih dahulu oleh unsur Forkopimda NTT, keluarga besar Lanud El Tari, panitia penyelenggara, para peserta turnamen yang dibagi dalam berbagai kategori usia, serta jajaran Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) sebagai organisasi nasional.

Mengawali sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanud El Tari yang telah menghadirkan Puma Archery Club Venue.

Ia menyebutkan bahwa kehadiran venue baru ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun ruang pembinaan atlet panahan yang berkelanjutan dan berkualitas di NTT.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat NTT, saya ucapkan terima kasih kepada Marsekal Somad dan tim Lanud El Tari. Venue ini tidak hanya menambah sarana olahraga panahan di provinsi kita, tetapi juga menjadi simbol harapan untuk membangun generasi atlet panahan yang profesional,” ujar Wagub Johni.

Setelah penandatangan prasasti, Wagub Johni bersama Marsekal Somad dan jajaran Forkopimda NTT melakukan tembakan panah secara simbolis untuk menandai pembukaan Turnamen Danlanud El Tari Cup 2025. Tindakan ini menjadi momen yang dinanti-nanti oleh para peserta dan hadirin.

Marsekal Pertama Somad menjelaskan bahwa peresmian venue dan turnamen ini merupakan wujud keseriusan pihaknya dalam mengembangkan olahraga panahan di NTT.

Ia menambahkan bahwa turnamen ini menyertakan berbagai kategori usia, mulai dari kelas junior U-13, U-19, hingga kelas senior.

“Kita ingin melahirkan bibit-bibit atlet panahan dari usia muda, sehingga nantinya bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Kehadiran PERPANI hari ini juga menunjukkan dukungan nasional terhadap upaya kita,” jelas Somad.

Wagub Johni menekankan bahwa Puma Archery Club Venue memiliki makna strategis yang melampaui sekadar fasilitas fisik. Menurutnya, venue ini adalah ruang pembinaan karakter, disiplin, fokus, presisi, dan konsistensi – nilai-nilai yang menjadi inti dari olahraga panahan.

“Setiap tarikan busur mengajarkan kita pentingnya pengendalian diri, kejernihan berpikir, dan ketekunan dalam proses. Ini sejalan dengan tema acara hari ini, ‘Archery for Focus and Consistency in All Aspects’,” ungkapnya.

Selain itu, Wagub Johni juga menyampaikan bahwa venue baru ini sangat penting untuk mempersiapkan atlet panahan NTT menghadapi PON XXII 2028 yang akan diselenggarakan bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Panahan merupakan salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

“Persiapan PON 2028 sudah mulai ketat. Beberapa hari lalu, saya bersama tim melakukan kunjungan kerja ke KONI Pusat Jakarta dan studi tiru ke Jawa Barat untuk mempelajari perencanaan penyelenggaraan, manajemen venue, dan penguatan prestasi,” jelasnya.

Pada momentum HUT NTT Ke-67, Pemprov NTT juga menyelenggarakan pameran UMKM di 12 titik kabupaten/kota se-NTT pada tanggal 16–20 Desember 2025, dengan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang memulai sejak 13 Desember.

Wagub Johni mengajak Puma Archery Club untuk selalu melibatkan UMKM dalam setiap penyelenggaraan turnamen.

“Event olahraga harus bisa menggerakkan sektor-sektor pendukung, mulai dari UMKM, jasa, hingga pariwisata lokal. Ini adalah semangat pembangunan terintegrasi yang kita dorong, agar manfaatnya dirasakan secara luas,” tegasnya.

PERPANI yang hadir dalam acara menyampaikan dukungan penuh terhadap peresmian venue dan turnamen. Mereka berjanji akan memberikan bantuan teknis dan akses ke kompetisi nasional untuk membantu pengembangan atlet panahan di NTT.

Mengakhiri acara, Wagub Johni mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, wasit, dan semua pihak yang terlibat.

“Semoga Puma Archery Club Venue menjadi tempat lahirnya atlet panahan hebat dari NTT, dan Turnamen El Tari Cup 2025 berjalan sukses,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *