Persiapan PON 2028 NTT-NTB Semakin Ketat – Turnamen El Tari Cup Dorong Prestasi Atlet Panahan

BERITA, DAERAH, OLAHRAGA263 Dilihat

Kupang, Grandisma.com – Persiapan Penghargaan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan diselenggarakan bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin ketat.

Salah satu langkahnya adalah pelaksanaan Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 yang juga mengiringi peresmian Puma Archery Club Venue di Lapangan Panahan Lanud El Tari Kupang, Kamis (18/12/2025) pagi.

Acara yang diadakan dalam rangka HUT Ke-67 Provinsi NTT dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Danlanud El Tari Marsekal Pertama Somad, unsur Forkopimda NTT, keluarga besar Lanud El Tari, panitia penyelenggara, para peserta turnamen, dan jajaran Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI). Meskipun di tengah guyuran hujan, semangat seluruh hadirin tetap tinggi.

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyatakan bahwa Turnamen El Tari Cup 2025 bukan hanya acara olahraga biasa, tetapi menjadi bagian penting dari upaya membangun dan meningkatkan prestasi atlet panahan NTT menuju PON 2028. Panahan merupakan salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada ajang tersebut.

“Kita semua tahu bahwa tahun 2028 NTT dan NTB akan menjadi tuan rumah PON. Oleh karena itu, kompetisi yang berkualitas seperti ini sangat penting untuk melatih mental dan kemampuan bertanding para atlet kita. Mereka perlu banyak pengalaman bertanding untuk bersaing dengan atlet dari provinsi lain,” ujar Wagub Johni.

Peresmian Puma Archery Club Venue pada acara yang sama juga menjadi langkah strategis dalam persiapan PON 2028. Wagub Johni menyebutkan bahwa venue baru ini tidak hanya menambah sarana olahraga panahan di NTT, tetapi juga bisa menjadi salah satu lokasi pelatihan atau bahkan pertandingan pada ajang nasional nanti.

“Venue ini dibangun dengan standar yang baik, sehingga bisa mendukung pelatihan atlet profesional. Ini adalah investasi bagi masa depan olahraga panahan NTT dan persiapan kita sebagai tuan rumah PON,” jelasnya.

Danlanud El Tari Marsekal Pertama Somad menjelaskan bahwa turnamen ini menyertakan berbagai kategori usia, mulai dari U-13, U-19, hingga kelas senior. Tujuannya adalah untuk mengkaderkan bibit-bibit atlet muda yang bisa diandalkan pada PON 2028 dan acara olahraga nasional lainnya.

“Kita fokus pada pengembangan atlet dari usia muda, karena itu adalah kunci untuk meraih prestasi jangka panjang. Kehadiran PERPANI hari ini juga membantu kita memastikan program pembinaan sesuai standar nasional,” ungkap Somad.

Setelah penandatangan prasasti peresmian venue, Wagub Johni, Marsekal Somad, dan jajaran Forkopimda melakukan tembakan panah secara simbolis untuk membuka turnamen. Momen ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung pengembangan olahraga panahan di NTT.

Wagub Johni juga mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu ia bersama tim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Jakarta dan studi tiru ke Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan mempelajari strategi persiapan PON.

“Kita mendapatkan banyak masukan bagus tentang perencanaan penyelenggaraan, manajemen venue, sport tourism, dan aspek pendukung lainnya. Semua itu akan kita terapkan untuk memastikan PON 2028 NTT-NTB berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.

Tema acara “Archery for Focus and Consistency in All Aspects” juga sejalan dengan persiapan PON 2028. Menurut Wagub Johni, nilai-nilai fokus, presisi, dan konsistensi yang diajarkan melalui panahan sangat penting bagi atlet untuk meraih prestasi di ajang nasional.

“Setiap tarikan busur mengajarkan kita pengendalian diri dan ketekunan. Ini yang kita butuhkan untuk mempersiapkan atlet yang siap bersaing dan membawa nama baik NTT,” ungkapnya.

Pada momentum HUT NTT Ke-67, Pemprov NTT juga menyelenggarakan pameran UMKM di 12 titik kabupaten/kota se-NTT. Wagub Johni mengajak panitia turnamen untuk melibatkan UMKM, sehingga event olahraga juga bisa menggerakkan ekonomi lokal.

Mengakhiri acara, Wagub Johni mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan yang terbaik. Ia berharap turnamen ini bisa menghasilkan atlet-atlet hebat yang siap bersaing di PON 2028. “Semoga prestasi para atlet hari ini menjadi tonggak awal untuk meraih kemenangan di PON nanti,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *