Strategi Wagub Johni Asadoma Perkuat Sektor Pariwisata Alor Lewat Kualitas SDM Perhotelan

​Strategi Wagub Johni Asadoma Perkuat Sektor Pariwisata Alor Lewat Kualitas SDM PerhotelanKALABAHI, GRANDISMA.COM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menegaskan bahwa keindahan alam Kabupaten Alor harus dikelola oleh tenaga profesional lokal. Hal ini disampaikan saat meninjau ruang praktik perhotelan SMKN Kokar, Senin (13/4).

​Johni menyoroti bahwa selama ini sektor pariwisata seringkali terkendala oleh rendahnya standar pelayanan (hospitality). Ia menginginkan siswa jurusan perhotelan di Alor memiliki standar pelayanan internasional guna menarik minat wisatawan mancanegara.

​Dalam dialognya bersama para siswa, Wagub menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, terutama penguasaan bahasa asing. Baginya, pemandu wisata dan staf hotel adalah wajah terdepan yang menentukan citra pariwisata Nusa Tenggara Timur di mata dunia.

​”Sumber daya alam kita adalah anugerah, namun tanpa SDM yang terampil, potensi tersebut tidak akan memberikan dampak ekonomi yang maksimal,” ujar Johni di hadapan civitas akademika SMKN Kokar.

​Wagub juga mendorong adanya sertifikasi kompetensi bagi para siswa sebelum mereka lulus dan terjun ke dunia kerja. Sertifikasi ini dianggap sebagai “paspor” untuk bisa bekerja di hotel-hotel berbintang, baik di dalam maupun luar negeri.

​Tinjauan fasilitas juga mencakup pengecekan alat praktik di ruang perhotelan untuk memastikan kesesuaian dengan standar industri saat ini. Johni meminta agar sarana yang sudah ada dirawat dengan baik dan digunakan secara optimal untuk mengasah skill siswa.

​Selain keterampilan teknis, Wagub mengingatkan pentingnya sikap (attitude) yang ramah dan jujur dalam industri jasa. Karakter masyarakat Alor yang terbuka harus dipadukan dengan profesionalisme kerja yang disiplin.

​Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT turut diminta untuk melakukan sinkronisasi program agar lulusan SMK dapat terserap langsung ke destinasi wisata unggulan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan angka pengangguran di sektor produktif.

​Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi di bidang pariwisata untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan melahirkan manajer-manajer hotel masa depan yang berasal dari putra daerah.

​Kunjungan ditutup dengan pesan agar para siswa tetap bangga akan budaya lokal namun tetap berpikiran global. Integrasi kearifan lokal dalam layanan perhotelan dinilai akan menjadi daya tarik unik bagi wisatawan yang berkunjung ke Alor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *