PERPANI Hadir di El Tari Cup: Dukungan Nasional untuk Pembangunan Panahan di NTT

BERITA, DAERAH, OLAHRAGA302 Dilihat

Kupang, Grandisma.com – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) turut hadir dalam acara Peresmian Puma Archery Club Venue dan pembukaan Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 yang digelar di Lapangan Panahan Lanud El Tari Kupang, Kamis (18/12/2025) pagi.

Kehadiran PERPANI menjadi bukti dukungan nasional terhadap pembangunan olahraga panahan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara yang diadakan dalam rangka HUT Ke-67 Provinsi NTT dihadiri juga oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Danlanud El Tari Marsekal Pertama Somad, unsur Forkopimda NTT, keluarga besar Lanud El Tari, panitia penyelenggara, dan para peserta turnamen yang dibagi dalam berbagai kategori usia. Meskipun di tengah guyuran hujan, semangat semua pihak tetap tinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada PERPANI yang telah berkenan hadir.

Ia menyatakan bahwa dukungan nasional ini sangat berarti untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet panahan di NTT, terutama dalam mempersiapkan PON XXII 2028 yang akan diselenggarakan bersama Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kehadiran PERPANI sebagai organisasi nasional menunjukkan bahwa pembangunan panahan di NTT tidak berdiri sendiri. Kita mendapatkan dukungan penuh untuk membangun bibit-bibit atlet yang profesional dan kompetitif, yang nantinya bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Wagub Johni.

Danlanud El Tari Marsekal Pertama Somad juga menekankan bahwa kehadiran PERPANI merupakan wujud keseriusan pihaknya dalam mengembangkan olahraga panahan di NTT.

Ia menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya untuk kelas senior, tetapi juga menyertakan kategori junior mulai dari U-13 hingga U-19.

“Kita ingin melahirkan atlet panahan dari usia muda, dan dukungan PERPANI sangat membantu dalam menyusun program pembinaan yang sesuai standar nasional. Ini adalah langkah awal untuk membuat NTT menjadi salah satu pusat pengembangan panahan di Indonesia,” jelas Somad.

Peresmian Puma Archery Club Venue ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wagub Johni Asadoma bersama Marsekal Somad.

Setelah itu, kedua pejabat beserta jajaran Forkopimda melakukan tembakan panah secara simbolis untuk menandai pembukaan Turnamen Danlanud El Tari Cup 2025.

Venue baru ini, menurut Wagub Johni, memiliki makna strategis bukan hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, disiplin, fokus, dan konsistensi.

Tema acara “Archery for Focus and Consistency in All Aspects” juga sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan melalui olahraga panahan.

“Setiap tarikan busur mengajarkan kita pengendalian diri, kejernihan berpikir, dan ketekunan. Nilai-nilai ini tidak hanya berguna dalam olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan. Ini yang ingin kita tanamkan pada generasi muda NTT,” ungkapnya.

Selain membahas pembangunan panahan, Wagub Johni juga mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu ia bersama tim melakukan kunjungan kerja ke Kantor KONI Pusat Jakarta dan studi tiru ke Jawa Barat terkait persiapan PON 2028.

Banyak masukan strategis telah diperoleh untuk memantapkan penyelenggaraan acara olahraga nasional tersebut.

“Kita belajar tentang perencanaan venue, manajemen acara, penguatan prestasi, dan sport tourism. Semua itu akan diterapkan untuk memastikan PON 2028 NTT-NTB berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada momentum HUT NTT Ke-67, Pemprov NTT juga menyelenggarakan pameran UMKM di 12 titik kabupaten/kota se-NTT pada 16–20 Desember 2025, dengan kupang dan Kabupaten Kupang memulai sejak 13 Desember.

Wagub Johni mengajak Puma Archery Club untuk selalu melibatkan UMKM dalam setiap penyelenggaraan turnamen.

“Event olahraga harus bisa menggerakkan ekonomi lokal – mulai dari UMKM, jasa, hingga pariwisata. Ini adalah semangat pembangunan terintegrasi yang kita dorong, agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.

PERPANI yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya NTT dalam mengembangkan panahan. Mereka berjanji akan memberikan bantuan teknis, pelatihan pengajar, dan akses ke kompetisi nasional untuk atlet-atlet NTT yang berpotensi.

Mengakhiri acara, Wagub Johni mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, wasit, dan semua pihak yang terlibat.

“Semoga Turnamen El Tari Cup 2025 sukses dan menjadi tonggak penting dalam pembangunan panahan di NTT,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *