Manado, Grandisma.com — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., melaksanakan peninjauan terhadap Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang diselenggarakan oleh Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) XIII/Merdeka pada Rabu (14/1/2026).
Kegiatan peninjauan dilakukan di Lapangan Depan Balak I Markas Kodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara, dengan tujuan memastikan kesiapan operasional fasilitas medis tersebut.
Rumkitlap diakui sebagai unsur vital yang mendukung tugas pokok Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), khususnya Kodam XIII/Merdeka.
Peranannya tidak hanya terbatas pada operasi militer, melainkan juga mencakup penanggulangan bencana alam serta pelaksanaan misi kemanusiaan di wilayah tanggung jawabnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka secara langsung meninjau berbagai aspek terkait Rumkitlap, mulai dari sarana dan prasarana yang tersedia, sistem pelayanan medis yang diterapkan, hingga kesiapan personel kesehatan yang tergabung dalam unit tersebut.
Setiap komponen diperiksa secara cermat untuk memastikan kelengkapan dan kelayakan penggunaannya di lapangan.
Mayjen TNI Mirza Agus menekankan pentingnya tiga elemen utama dalam setiap pelaksanaan tugas medis di lapangan, yaitu kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme.
Menurutnya, ketiga unsur tersebut menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan bantuan medis baik bagi anggota TNI maupun masyarakat pada saat dibutuhkan.
Pangdam juga menjelaskan bahwa keberadaan Rumkitlap merupakan bagian dari upaya menyiapkan Satuan Penanganan Reaksi Cepat Bencana (SPRCB).
Dengan demikian, Kodam XIII/Merdeka selalu dalam kondisi siap siaga dan dapat dikerahkan sewaktu-waktu apabila terjadi bencana alam maupun kondisi darurat lainnya di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.
“Sistem pelayanan yang baik harus bisa diandalkan dalam setiap situasi. Tidak hanya ketika kondisi normal, tetapi juga pada saat terjadi keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat dari pihak medis,” ujarnya
Sarana medis yang disiapkan dalam Rumkitlap mencakup berbagai peralatan untuk penanganan kasus darurat, mulai dari unit rawat jalan, ruang perawatan sementara, hingga fasilitas untuk pemeriksaan dasar dan pengobatan ringan hingga sedang.
Prasarana tersebut dirancang agar dapat dengan mudah dipindahkan dan dioperasikan di lokasi mana pun.
Personel kesehatan yang terlibat dalam Rumkitlap merupakan tenaga medis profesional yang telah melalui pelatihan khusus untuk tugas di lapangan.
Mereka dilatih untuk bekerja dalam kondisi yang mungkin tidak sesudah fasilitas rumah sakit konvensional, serta mampu mengelola sumber daya yang terbatas dengan efektif.
Kesiapan Rumkitlap juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan TNI AD dalam mendukung program pemerintah terkait penanggulangan bencana dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi antara Kodam XIII/Merdeka dengan instansi terkait juga terus ditingkatkan untuk memastikan koordinasi yang baik pada saat terjadi keadaan darurat.
“Dengan kesiapan Rumkitlap yang terjamin, kami yakin dapat memberikan kontribusi maksimal bagi negara dan masyarakat. Siap berperan serta dalam setiap tugas yang diberikan, baik dalam rangka pertahanan negara maupun pelayanan kemanusiaan,” pungkas Mayjen TNI Mirza Agus.





