Mahfud MD Soroti Rocky Gerung Jadi Wantimpres: Publik Kehilangan Suara Kritis dari Luar Pemerintahan

BERITA, POLITIK20 Dilihat

Mahfud MD Soroti Rocky Gerung Jadi Wantimpres: Publik Kehilangan Suara Kritis dari Luar PemerintahanJAKARTA, GRANDISMA.COM – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto memasukkan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Mahfud menilai masuknya sejumlah tokoh kritis ke lingkar kekuasaan memiliki konsekuensi terhadap ruang kritik publik.

Mahfud menyampaikan pandangan tersebut dalam podcast Terus Terang yang ditayangkan melalui kanal YouTube @MahfudMD (7/10).

Dalam perbincangan itu, ia membahas pembentukan Wantimpres, posisi Rocky Gerung, serta konsekuensi seseorang yang sebelumnya aktif menyampaikan kritik dari luar pemerintahan kemudian masuk ke dalam struktur resmi negara.

Menurut Mahfud, posisi Wantimpres memiliki karakter berbeda dengan ruang politik terbuka.

Anggota Wantimpres, kata dia, memberikan nasihat dan pertimbangan secara langsung kepada Presiden sehingga tidak seluruh pandangan mereka dapat disampaikan kepada publik.

Mahfud kemudian menyinggung Rocky Gerung sebagai salah satu figur yang selama ini dikenal vokal menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Ia mengatakan, apabila Rocky berada di dalam Wantimpres, ruang komunikasinya kepada masyarakat berpotensi menjadi lebih terbatas dibanding ketika berada di luar pemerintahan.

“Rocky Gerung itu ke dalam mungkin agak kesulitan meyakinkan, keluar nggak bisa bicara lagi,” ujar Mahfud dalam perbincangan tersebut

Mahfud mengaku kondisi tersebut dapat membuat masyarakat kehilangan salah satu suara kritis yang selama ini berada di luar lingkar kekuasaan.

Namun, ia menegaskan bahwa keputusan Rocky untuk bergabung ke dalam pemerintahan merupakan hak politik yang harus dihormati.

Ia juga menolak menjadikan pilihan politik Rocky sebagai alasan untuk menghakiminya.

Menurut Mahfud, masyarakat tetap memiliki hak untuk memberikan penilaian terhadap keputusan tersebut, sementara Rocky juga mempunyai hak menentukan pilihan politiknya.

Dalam konteks kelembagaan, Mahfud menjelaskan bahwa Wantimpres pada dasarnya memiliki tugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Karena itu, menurut dia, produk pemikiran Wantimpres tidak selalu dapat diketahui publik secara langsung.

Presiden Prabowo sendiri telah melantik 26 anggota Wantimpres pada 2 Oktober 2026.

Rocky Gerung termasuk di antara tokoh yang dilantik, bersama sejumlah figur lain seperti Pratikno, Hatta Rajasa, Shinta Nuriyah Wahid dan Quraish Shihab.

Mahfud pada akhirnya menempatkan pilihan Rocky tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi.

Ia mengatakan dirinya tetap menghargai Rocky sebagai kawan dan menyerahkan kepada publik untuk menilai apakah kehadiran tokoh kritis di dalam pemerintahan akan memperkuat atau justru mempersempit ruang kritik terhadap kekuasaan.

Sumber: Dikutip dari perbincangan Mahfud MD dalam video podcast Terus Terang di kanal YouTube, yang membahas dinamika politik pemerintahan Prabowo, Wantimpres, pergantian Kapolri dan putusan MK terkait syarat pendidikan Gibran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *