Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemen Jakarta Selatan Diungkap Polisi

ARTIS, BERITA245 Dilihat

Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemen Jakarta Selatan Diungkap PolisiJakarta, Grandisma.comSelebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026).

Jenazahnya ditemukan dalam kondisi tubuh sudah kaku oleh petugas keamanan setelah ada aduan kekhawatiran dari Asisten Rumah Tangga (ART) korban.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (Kapolres Jaksel) Kombes I Putu Yuni Setiawan menyampaikan, berdasarkan keterangan ART, Lula sempat berobat bersama asistennya bernama Sindy pada malam sebelum ditemukan meninggal.

“Pada hari Jumat tanggal 23 Januari, saksi 1 (ART) di luar kamar, sedangkan almarhumah ada di dalam pintu dalam keadaan terkunci,” ucapnya dalam keterangan pada Sabtu (24/1/2026).

ART kemudian merasa curiga dan khawatir karena tidak bisa membuka pintu kamar yang terkunci. Ia kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu.

Setelah pintu terbuka, pihak pengelola segera memanggil petugas keamanan yang akhirnya menemukan Lula tak bernyawa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap, kondisi Lula saat ditemukan sudah tidak bernyawa dan tubuhnya telah kaku.

“Iya ditemukan sendiri oleh petugas keamanan karena ada kekhawatiran ART di mana saat diketok tidak buka pintu,” jelasnya.

Budi juga menyebutkan, Lula diketahui sedang memiliki masalah kesehatan, meskipun tidak diungkapkan secara rinci mengenai kondisi medisnya. “Dan diketahui bahwa kondisi kesehatan lagi kurang sehat,” tambahnya.

Setelah ditemukan, jenazah Lula langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati untuk pemeriksaan awal. Pada saat yang sama, petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di apartemen yang berlokasi di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru.

Pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB, tim penyidik menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Islam (RSPI) di dalam apartemen. Temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang akan diperiksa lebih lanjut.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Jaksel Kompol Murodih menegaskan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” katanya dilansir Antara.

Lula ditemukan dalam posisi telentang di kasur berselimut putih, memakai kaus putih dan celana pendek warna hitam.

Setelah melalui proses pemeriksaan di rumah sakit, jenazah Lula Lahfah telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

Polisi berkomitmen untuk terus menyelidiki penyebab kematian Lula dengan teliti. Beberapa saksi termasuk asisten, driver, ART, dan petugas keamanan telah dan akan diperiksa untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *