Kadin Siapkan Dukungan untuk Industri Masa Depan, Kendaraan Listrik hingga Energi Terbarukan Jadi Prioritas

BERITA, NASIONAL15 Dilihat

Kadin Siapkan Dukungan untuk Industri Masa Depan, Kendaraan Listrik hingga Energi Terbarukan Jadi PrioritasBOGOR, GRANDISMA.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyatakan komitmennya mendukung pengembangan industri masa depan Indonesia, terutama kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pusat data.

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian industri nasional.

Komitmen itu disampaikan Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, saat melaporkan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menerima sekitar 250 anggota Kadin dari seluruh Indonesia serta sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI).

Anindya juga melaporkan perkembangan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Prabowo.

Angka tersebut disebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pengusaha terhadap perekonomian nasional.

Kadin menilai investasi domestik, termasuk kontribusi pengusaha kelas menengah, menjadi salah satu penopang ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Karena itu, penguatan ekosistem usaha dan perluasan kesempatan investasi dinilai perlu terus dilakukan.

Di sektor kendaraan listrik, dunia usaha melihat peluang pengembangan industri yang tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mendorong keterlibatan industri komponen lokal.

Hal serupa berlaku pada energi terbarukan dan pusat data yang membutuhkan dukungan teknologi, infrastruktur, serta rantai pasok yang kuat.

Pengembangan sektor-sektor tersebut berpotensi membuka ruang investasi baru dan meningkatkan kemampuan industri nasional.

Meski demikian, peluang itu perlu diikuti dengan kepastian regulasi, ketersediaan tenaga kerja terampil, serta kebijakan yang mampu mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Komitmen Kadin tersebut menjadi salah satu sinyal keterlibatan dunia usaha dalam agenda transformasi ekonomi Indonesia.

Tantangannya kini adalah mengubah rencana investasi menjadi proyek produktif yang memperkuat industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed