Hercules Semprot Amien Rais: Jangan Bicara Seperti Orang Tak Bersekolah!

BERITA, NASIONAL14 Dilihat

JAKARTA, GRANDISMA.COM – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshal, yang akrab disapa Hercules, melontarkan kritik tajam terhadap tokoh nasional Amien Rais.

Pernyataan keras ini dipicu oleh tuduhan yang diarahkan Amien kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Hercules menilai narasi yang dibangun Amien tidak mencerminkan kedewasaan seorang figur publik yang berpengaruh di Indonesia.

​Ketegangan ini memuncak saat Hercules tengah menghadiri perayaan Ulang tahun GRIB yang ke-15 di Istora Senayan, Jakarta Pusat,  Minggu (10/5/2026).

Di hadapan awak media, ia menyatakan rasa kecewanya terhadap cara berkomunikasi Amien Rais yang dianggapnya keluar dari koridor etika.

Menurutnya, sebagai mantan Ketua MPR, Amien seharusnya memberikan contoh tutur kata yang menyejukkan bagi masyarakat luas.

​Dalam pernyataannya, Hercules membandingkan latar belakang dirinya dengan sikap Amien Rais.

Ia menegaskan bahwa meskipun dirinya memiliki rekam jejak sebagai mantan preman, ia tetap mengedepankan prinsip kesantunan saat berinteraksi dengan orang lain di ruang publik.

Baginya, pendidikan bukan sekadar gelar, melainkan tercermin dari cara seseorang menjaga lisannya.

​”Janganlah kata-kata yang seperti kayak kata-kata orang nggak bersekolah. Saya yang preman aja, saya bicara sama seseorang pasti saya santun, pasti saya baik,” ujar Hercules

​Hercules menekankan bahwa kritik boleh saja disampaikan, namun tidak boleh mengabaikan martabat individu yang dikritik.

Seskab Teddy Indra Wijaya, menurut Hercules, merupakan pejabat negara yang sedang menjalankan tugasnya, sehingga serangan verbal yang bersifat personal dianggap sangat tidak relevan dan cenderung provokatif bagi pendukung pemerintah.

​Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap ucapan tokoh nasional memiliki dampak langsung terhadap stabilitas sosial.

Hercules mengkhawatirkan jika narasi kasar terus diproduksi, hal itu akan memicu polarisasi yang lebih dalam di tingkat akar rumput. Ia meminta semua pihak untuk kembali ke tradisi musyawarah dan komunikasi yang bermartabat.

​Meski melontarkan peringatan keras, Hercules mengaku tetap menaruh rasa hormat kepada Amien Rais sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam sejarah reformasi Indonesia.

Namun, penghormatan tersebut ada batasnya, terutama jika ucapan yang bersangkutan dianggap sudah melampaui batas kewajaran dan menyerang kehormatan orang lain tanpa dasar yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *