Hadiri Pelantikan Pengurus PAN NTT, Gubernur Melki Laka Lena: Politik Jangan Berjarak dari Rakyat

BERITA, DAERAH, POLITIK57 Dilihat

Hadiri Pelantikan Pengurus PAN NTT, Gubernur Melki Laka Lena: Politik Jangan Berjarak dari RakyatKUPANG, GRANDISMA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-NTT periode 2024–2029.

Prosesi pelantikan akbar tersebut berlangsung khidmat di Grha Cendana, Universitas Nusa Cendana, Kupang, pada Jumat (15/5/2026) sore.

​Dalam pidatonya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh pengurus baru yang telah resmi mengemban amanah.

Ia menegaskan bahwa posisi kepengurusan di dalam struktur partai politik bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan sebuah ruang pengabdian yang nyata bagi kemaslahatan masyarakat luas di bumi Flobamora.

​Gubernur Melki secara eksplisit mengingatkan para politisi bahwa esensi dari aktivitas politik adalah kerja-kerja kemanusiaan yang wajib menyentuh akar rumput.

Menurutnya, sebuah partai politik akan kehilangan legitimasi moralnya jika para kader di dalamnya membangun jarak dengan realitas kehidupan yang dihadapi oleh masyarakat sehari-hari.

​“Politik sejatinya adalah pekerjaan sehari-hari yang tidak boleh jauh dari rakyat. Politik tidak boleh berjarak dari penderitaan dan harapan masyarakat. Sejatinya, politik adalah amanat dari rakyat,” ujar Melki di hadapan ratusan kader dan simpatisan PAN.

​Lebih lanjut, Melki menggambarkan karakteristik geografis dan sosiologis NTT yang unik sebagai wilayah yang menempa mentalitas penduduknya menjadi pribadi yang kokoh.

Dinamika daerah yang menantang ini menuntut kehadiran para aktor politik yang tidak hanya tangguh secara strategi, tetapi juga memiliki integritas dan empati yang mendalam.

​Gubernur menilai bahwa tantangan pembangunan di NTT hanya bisa diurai jika para pemimpinnya mau bekerja menggunakan hati dan nurani.

Komitmen emosional terhadap kesejahteraan daerah dianggap sebagai kunci utama untuk membawa perubahan yang signifikan dan berkelanjutan bagi provinsi kepulauan tersebut.

​Di sisi lain, momentum politik ini juga dimanfaatkan Gubernur untuk memaparkan fokus strategis Pemerintah Provinsi NTT yang sedang gencar mendorong program hilirisasi.

Sektor ekonomi kerakyatan berbasis produk unggulan daerah menjadi prioritas utama guna memastikan kesejahteraan dapat dirasakan langsung hingga ke tingkat desa.

​Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran menteri kabinet dan tokoh nasional, di antaranya Menko Bidang Pangan yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Kehadiran para pejabat negara ini menegaskan strategisnya posisi NTT dalam peta pembangunan nasional ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *