Gubernur Melki Resmikan RSU Muder Ignacia Soe, Perkuat Sektor Kesehatan Dasar di Tapal Batas Timor

BERITA, DAERAH, KESEHATAN149 Dilihat

Gubernur Melki Resmikan RSU Muder Ignacia Soe, Perkuat Sektor Kesehatan Dasar di Tapal Batas TimorSOE, GRANDISMA.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah taktis dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di pedalaman Pulau Timor.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan Gedung Utama Rumah Sakit Umum (RSU) Muder Ignacia Soe dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (11/6).

Langkah ini diproyeksikan mampu mendongkrak kualitas fasilitas medis di wilayah yang dihuni oleh hampir setengah juta jiwa tersebut.

​Dalam sambutannya di hadapan tokoh agama dan tenaga medis, Gubernur Melki menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal pengembangan rumah sakit swasta katolik ini.

Mantan wakil ketua Komisi IX DPR RI yang membidangi sektor kesehatan tersebut mengakui, pemenuhan hak kesehatan warga perbatasan tidak bisa hanya bertumpu pada fasilitas milik pemerintah.

Kehadiran infrastruktur medis baru yang representatif di TTS dinilai CNN sebagai jawaban konkret atas tingginya angka rujukan pasien ke ibu kota provinsi.

​Gubernur yang akrab disapa Melki ini mengenang kembali memorinya saat berkunjung ke lokasi tersebut dalam kapasitasnya sebagai legislator pusat pada masa pandemi Covid-19 lalu.

Saat itu, fasilitas ini masih beroperasi dengan keterbatasan fisik sebelum akhirnya bertransformasi memiliki gedung utama yang megah.

Pemprov NTT berjanji akan segera mengintervensi pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana yang masih kurang agar operasional rumah sakit berjalan maksimal.

​”Tentu tugas kita bersama, termasuk saya sebagai gubernur dan pernah berada di sektor kesehatan, mencari cara agar ada dukungan konkret yang bisa diberikan,” tegas Melki optimistis.

Pemerintah provinsi melihat bahwa investasi pada sektor kesehatan linear dengan upaya pengentasan kemiskinan dan stunting di TTS.

Sinergitas program kesehatan antara provinsi dan pengelola yayasan akan diperketat dalam skema jaminan kesehatan daerah.

​Peresmian ini juga menjadi momentum penting bagi peningkatan status RSU Muder Ignacia menuju rumah sakit tipe D yang mandiri.

Dengan jumlah penduduk TTS yang mencapai 500 ribu jiwa, beban kerja puskemas lokal selama ini dinilai terlalu berat.

Kehadiran gedung baru ini diharapkan memotong rantai birokrasi rujukan dan memberikan penanganan pertama yang lebih cepat bagi pasien darurat di wilayah selatan Timor.

​Acara yang diakhiri dengan penandatanganan prasasti ini menandai babak baru kolaborasi sektor publik dan swasta dalam pembangunan manusia di NTT.

Gubernur Melki meminta seluruh manajemen, mulai dari dokter hingga tenaga administrasi, untuk meningkatkan indeks kepuasan pelayanan.

Keberadaan gedung baru harus diikuti dengan perubahan paradigma pelayanan yang lebih humanis dan responsif terhadap masyarakat miskin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *