Tingkat Antusiasme Nobar Final Piala Dunia di NTT Tertinggi, Gubernur Tegaskan Pelayanan ASN Tetap Normal

BERITA, DAERAH11 Dilihat

Tingkat Antusiasme Nobar Final Piala Dunia di NTT Tertinggi, Gubernur Tegaskan Pelayanan ASN Tetap NormalKUPANG, GRANDISMA.COM – Euforia laga pamungkas Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol sukses menghidupkan suasana malam di Kota Kupang.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memantau langsung dinamika massa dengan menghadiri acara nonton bareng (nobar) yang disiarkan oleh LPP TVRI pada Minggu (19/7/2026) malam.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan hiburan rakyat berskala masif tersebut dapat berjalan lancar, aman, serta membawa dampak positif bagi perekonomian warga lokal.

​Gubernur Melki Laka Lena melakukan peninjauan di tiga titik krusial pusat berkumpulnya massa, yakni Arena Nobar TVRI, Halaman KONI NTT, serta Halaman Kantor Gubernur NTT.

Lautan manusia yang memadati area publik tersebut menunjukkan tingginya minat olahraga masyarakat NTT.

Secara nasional, Provinsi NTT tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat antusiasme penonton nobar paling dinamis dan tertinggi sepanjang perhelatan pesta bola sejagat tersebut berlangsung.

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan rasa terima kasih kepada lembaga penyiaran publik TVRI yang menghadirkan akses tayangan secara cuma-cuma bagi masyarakat perbatasan.

Menurutnya, hak siar gratis ini merupakan bentuk kepedulian dari Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati hiburan berkelas dunia.

Fasilitas ini terbukti sukses merawat kebersamaan dan modal sosial warga di ruang-ruang terbuka kota.

​Melihat padatnya warga yang hadir, Gubernur melayangkan dua imbauan penting kepada seluruh penonton.

Pertama, masyarakat diminta mematuhi imbauan Kapolda NTT untuk tidak melakukan pawai atau konvoi kendaraan secara ugal-ugalan di jalan protokol usai laga.

Kedua, Gubernur mendorong warga untuk saling bantu dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan cara membeli kuliner dan produk jualan yang dijajakan oleh para pedagang UMKM di sekitar lokasi acara.

​Di sisi lain, Gubernur NTT merasa perlu merespons dinamika rumor di ruang publik terkait wacana pembebasan jam kerja atau hari libur pasca-pertandingan.

Gubernur Melki mengklarifikasi candaan yang beredar dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan meliburkan pegawai.

Seluruh ASN dan PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT diinstruksikan untuk tetap berkantor tepat waktu dan menjalankan kewajiban pelayanan publik sebagaimana mestinya pada Selasa pagi.

​”Aktivitas kedinasan bagi ASN dan PNS tetap berjalan normal besok pagi dengan agenda apel seperti biasa,” tegas Melki Laka Lena.

Penegasan ini membuktikan bahwa kendati pemerintah daerah memberikan ruang seluas-luasnya bagi hiburan masyarakat, kedisiplinan dan profesionalisme birokrasi dalam melayani warga tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *