Wabup Belu Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah, Pejabat Dituntut Buktikan Kinerja Nyata

BERITA, DAERAH34 Dilihat

Wabup Belu Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah, Pejabat Dituntut Buktikan Kinerja Nyata BELU, GRANDISMA.COM – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu bahwa jabatan bukanlah hadiah ataupun tujuan akhir dalam perjalanan karier birokrasi.

Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Vicente saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat di Lantai I Kantor Bupati Belu, Kamis (29/10/2026).

Menurut Vicente, setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja dan menghasilkan karya nyata di mana pun mendapatkan penugasan.

Tinggi atau rendahnya posisi dalam struktur pemerintahan tidak boleh menjadi ukuran utama keberhasilan seorang aparatur.

Ia meminta para pejabat menerima setiap penempatan dengan lapang dada dan tidak menganggap mutasi sebagai bentuk hukuman maupun perlakuan tidak adil.

Setiap wilayah, katanya, memiliki kebutuhan dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Jangan merasa dibuang ketika ditempatkan di suatu wilayah. Di mana pun kita bertugas, selalu ada kesempatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat,” tegas Vicente.

Wabup juga menekankan pentingnya penilaian kinerja secara objektif. Menurutnya, evaluasi terhadap pejabat harus didasarkan pada hasil kerja, profesionalisme, dan manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan karena kedekatan pribadi ataupun kepentingan tertentu.

Ia mengingatkan bahwa masa jabatan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan perubahan konkret.

Karena itu, setiap pejabat dituntut bekerja dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Kepada seluruh aparatur, Vicente menegaskan bahwa jabatan publik pada hakikatnya merupakan ruang pengabdian.

“Pada akhirnya, kita semua adalah pelayan masyarakat. Mari bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Belu,” ujarnya.

Ia berharap momentum sertijab menjadi awal penguatan komitmen birokrasi untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada jabatan, serta menghadirkan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat Belu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *