JAKARTA, GRANDISMA.COM— Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan sikap berjiwa besar di tengah suasana suci Bulan Ramadan 2026.
Terkait kunjungan Rismon Sianipar yang meminta maaf atas tuduhan ijazah palsu terhadap ayahnya, Gibran menegaskan bahwa keluarganya telah membuka pintu maaf selebar-lebarnya.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ujar Gibran dengan penuh ketulusan, Kamis malam (12/3/2026).
Drama ijazah palsu yang menguras energi bangsa ini pun dinilai telah mencapai babak akhir.
Publik menyambut positif langkah rekonsiliasi ini. Dengan pengakuan langsung dari sang pengkritik utama, argumen mengenai ijazah palsu dianggap sudah tidak memiliki dasar lagi untuk diperdebatkan.
Babak baru ini membuktikan bahwa melalui dialog dan kejujuran, konflik serumit apa pun bisa diselesaikan dengan manis. (*)
