Filosofi Matahari PAN di Bumi Flobamora: Zulkifli Hasan Tegaskan Pengabdian Tanpa Sekat di NTT

BERITA, DAERAH, POLITIK8 Dilihat

Filosofi Matahari PAN di Bumi Flobamora: Zulkifli Hasan Tegaskan Pengabdian Tanpa Sekat di NTTKUPANG, GRANDISMA.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melantik secara resmi kepengurusan DPW dan DPD PAN se-Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2024–2029.

Acara yang dipusatkan di Grha Cendana, Universitas Nusa Cendana pada Jumat (15/5/2026) sore tersebut, menjadi panggung konsolidasi besar bagi partai berlambang matahari tersebut.

​Dalam arahannya, Zulkifli Hasan mengupas tuntas makna filosofis di balik logo matahari yang menjadi identitas visual dan pergerakan PAN.

Ia menekankan bahwa sifat alamiah matahari yang menyinari bumi tanpa memilah-milah objeknya harus diinternalisasi oleh seluruh kader dalam menjalankan roda organisasi.

​Politisi senior tersebut menginstruksikan agar seluruh jajaran pengurus di NTT mengedepankan prinsip inklusivitas dalam setiap kerja politik mereka.

PAN ditegaskan sebagai wadah yang terbuka lebar bagi seluruh anak bangsa, tanpa melihat sekat-sekat primordial seperti perbedaan suku, agama, ras, maupun latar belakang golongan.

​“Matahari tidak pernah membedakan kita dari mana, apa sukunya, apa agamanya, apa partainya. Dia memberikan kasih sayang kepada manusia, alam semesta, satwa, dan apa pun. Itulah filosofi Partai Amanat Nasional,” tegas Zulkifli Hasan.

​Pernyataan tersebut dinilai sangat relevan dengan pluralitas yang menjadi kekayaan sosial di wilayah NTT.

Dengan mengadopsi filosofi tersebut, PAN diharapkan mampu memposisikan diri sebagai jembatan persatuan dan perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat lokal yang dinamis.

​Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPW PAN NTT yang baru dilantik, Ahmad Yohan, menyatakan kesiapan seluruh kadernya untuk mengedepankan politik nilai.

Ia berkomitmen bahwa target-target elektoral partai ke depan tidak akan mengorbankan esensi utama dari fungsi partai sebagai pelayan masyarakat.

​Ahmad Yohan menekankan bahwa orientasi perjuangan PAN NTT berada pada jalur pengabdian yang tulus dan perluasan kemaslahatan publik, bukan semata-mata demi mengejar kursi kekuasaan.

Komunikasi lintas sektor dan kolaborasi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat demi mempercepat pencapaian target pembangunan.

​Kegiatan pelantikan ini berlangsung semarak namun tetap sarat akan substansi, dihadiri langsung oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Wali Kota Kupang, serta para Bupati se-NTT yang menunjukkan soliditas hubungan kemitraan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *