Gubernur NTT Bersama TPAD: Pastikan Masyarakat Sambut Natal-Tahun Baru Tanpa Kekhawatiran Bahan Pokok  

Kupang, Grandisma.com – Tak perlu khawatiran soal kelangkaan atau lonjakan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPAD) NTT melakukan peninjauan langsung ke Gudang Beras Bulog dan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tenau pada Selasa (23/12), memastikan semua kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan aman dan lancar.

Peninjauan antisipatif ini menjadi langkah krusial pemerintah daerah untuk menghadapi periode libur akhir tahun, di mana kebutuhan bahan pangan dan barang pokok cenderung meningkat.

Gubernur Melki menyatakan bahwa tujuan utama adalah agar masyarakat bisa merayakan dengan tenang tanpa beban.

“Kita berharap agar natal dan tahun baru ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada kendala. Kami pastikan kebutuhan pangan tersedia dengan baik dan dapat dijangkau bagi setiap masyarakat,” ungkapnya.

Tim TPAD yang mendampingi Gubernur terdiri dari berbagai pejabat instansi penting. Di antaranya Kepala BPS Provinsi NTT Matamira B. Kale, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Adi Doyo, dan Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Selfi H. Nange.

Juga turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Joaz Oemboe, Kepala Dinas Peternakan Yohanes Oktovianus, serta Disrerkrimsus Polda NTT Kombes Pol Hans Rachmatullah S.IK., M.H. Kehadiran mereka menunjukkan sinergitas penuh dalam menjaga stabilitas pangan dan logistik.

Di Gudang Bulog, Gubernur Melki menerima laporan langsung dari Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam. Laporan tersebut memberikan kepastian bahwa stok beras saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Arrahim menjelaskan bahwa total stok beras di seluruh gudang Bulog se-NTT saat ini mencapai sekitar 10.540 ton. Dari jumlah itu, 2.014 ton tersedia di Gudang Alak Kupang yang melayani kebutuhan daerah ibu kota dan wilayah sekitarnya.

“Stok saat ini aman untuk kebutuhan tiga bulan ke depan, termasuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi menjelang hari besar keagamaan,” jelas Arrahim kepada Gubernur.

Selain beras, ketersediaan stok komoditas lain yang penting untuk persiapan perayaan, seperti minyak goreng dan gula pasir, juga dipastikan. Kedua barang ini sering menjadi kebutuhan utama saat memasak hidangan khusus untuk hari raya.

Setelah menyelesaikan kunjungan di Gudang Bulog, Gubernur dan tim TPAD melanjutkan ke Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tenau. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau aktivitas bongkar muat dan arus distribusi barang ke seluruh wilayah NTT.

Dalam diskusi bersama Kepala Terminal Peti Kemas (TPK) Kupang Andhik Wahyu Kristianto, diketahui bahwa distribusi logistik saat ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kelancaran ini berlaku baik untuk bahan pangan maupun kebutuhan pokok lainnya.

Andhik menjelaskan bahwa tim pelabuhan terus berupaya memastikan proses bongkar muat berjalan cepat dan efisien, sehingga barang dapat sampai ke tujuan tepat waktu. Hal ini sangat penting untuk mencegah kelangkaan di daerah-daerah yang terhubung melalui pelabuhan.

Gubernur Melki menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pengawasan dan koordinasi erat dengan Bulog, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait lainnya. Pemerintah juga siap bertindak cepat jika ditemukan hambatan di lapangan.

“Pagi ini kami mengunjungi gudang Bulog dan memastikan semua stok bisa memenuhi kebutuhan masyarakat NTT jelang nataru. Kami terima kasih atas sinergitas dan kerja sama yang baik ini dari semua pihak,” ujarnya.

“Melalui peninjauan ini bersama TPAD, diharapkan masyarakat dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok maupun kelancaran distribusi barang,” tegas Gubernur menutup aktivitas peninjauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *