Kaltim, Grandisma.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menunjukkan komitmen serius terhadap masa depan lingkungan Benua Etam dengan merehabilitasi lahan seluas kurang lebih 59.854,97 hektar.
Upaya ini sejalan dengan misi Gubernur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur H Seno Aji untuk mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.
Langkah rehabilitasi ini dilakukan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, yang telah berhasil mengubah lahan-lahan yang sebelumnya rusak menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan areal Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di sepuluh kabupaten dan kota.
Gubernur Harum menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Selain itu, upaya ini juga memberikan perlindungan langsung bagi masyarakat saat ini dari dampak buruk kerusakan lingkungan.
“Menjaga lingkungan sama dengan merawat kehidupan dan berinvestasi masa depan menuju generasi emas. Kerusakan lingkungan akan banyak mudaratnya,” tegas Gubernur Harum di Kantor Gubernur Kaltim beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, Pemprov Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat dan sektor usaha, termasuk pertambangan, perkebunan, dan kehutanan, untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.
Salah satu caranya adalah dengan melakukan penutupan dan penghijauan kembali pada lahan yang sudah tidak aktif.
Area seluas hampir 60 ribu hektar ini telah difungsikan kembali sebagai RTH dan areal RHL, yang memiliki berbagai manfaat.
Selain menjadi tempat rekreasi dan edukasi bagi masyarakat, RTH juga berfungsi sebagai paru-paru kota yang menghasilkan oksigen dan menyerap polusi udara.
Sementara itu, areal RHL berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi dan banjir, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.
Dengan demikian, rehabilitasi lahan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat Kaltim.
Upaya rehabilitasi lahan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Dengan menjaga lingkungan, Pemprov Kaltim berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.
Lingkungan yang sehat dan lestari akan memberikan kualitas hidup yang lebih baik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Keberhasilan Pemprov Kaltim dalam merehabilitasi lahan seluas hampir 60 ribu hektar ini merupakan bukti nyata bahwa komitmen dan kerja keras dapat membuahkan hasil yang positif.

