Wakil Bupati Vicente Hornai Tutup Bupati Belu Cup 2026, Targetkan Naik Kelas Jadi Agenda Internasional

BERITA, DAERAH, OLAHRAGA178 Dilihat

Wakil Bupati Vicente Hornai Tutup Bupati Belu Cup 2026, Targetkan Naik Kelas Jadi Agenda InternasionalATAMBUA, GRANDISMA.COM – Upacara penutupan (closing ceremony) Open Tournament Sepak Bola Bupati Belu Cup 2026 berlangsung meriah dan khidmat di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST., secara resmi menutup langsung turnamen yang telah bergulir selama beberapa pekan tersebut di Stadion Haliwen, Atambua, Jumat (03/07/2026).

Dalam pidato penutupnya, pimpinan daerah tersebut memasang target tinggi untuk menaikkan kelas turnamen ini menjadi agenda olahraga internasional yang lebih mapan.

​Pemerintah Kabupaten Belu menilai antusiasme masyarakat dan tingginya animo kepesertaan, termasuk dari luar negeri, menjadi modal sosiologis yang kuat untuk memperluas jangkauan kompetisi.

Ke depan, manajemen turnamen akan terus ditingkatkan agar dapat menarik lebih banyak sponsor, klub profesional, serta perhatian pencari bakat tingkat nasional.

Langkah penataan ini diharapkan dapat memberikan dampak domino yang positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal di sektor perhotelan, UMKM, dan pariwisata perbatasan.

​”Sampai bertemu kembali pada Bupati Belu Cup berikutnya yang dipastikan akan dikemas lebih mendunia, lebih meriah, dan jauh lebih berkualitas. Sekian dan terima kasih,” pungkas Wakil Bupati Vicente Hornai yang langsung disambut sorak-sorai riuh dari ribuan suporter dari berbagai daerah yang memadati area tribun penonton Stadion Haliwen.

​Kesuksesan penyelenggaraan ajang ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen penting yang hadir, termasuk jajaran Forkopimda Kabupaten Belu, Ketua DPRD, serta perwakilan satuan militer pengamanan perbatasan.

Kehadiran Danyonif 744/Satya Yudha Bhakti dan Dansatgas Pamtas RI-RDTL menegaskan bahwa turnamen ini didukung penuh dari aspek stabilitas dan keamanan wilayah.

Kolaborasi apik antara panitia, PSSI Belu, TNI-Polri, Satpol PP, hingga tenaga medis menjadi kunci utama nir-insiden selama kompetisi.

​Turut hadir pula dalam acara penutupan tersebut jajaran pengurus KONI, tokoh agama, tokoh adat, serta mantan Wakil Bupati Malaka periode 2021-2024 yang ikut menyaksikan penyerahan penghargaan.

Kehadiran para tokoh penting dari kabupaten tetangga ini memperlihatkan bahwa Bupati Belu Cup telah menjadi magnet bagi konsolidasi tokoh-tokoh strategis di wilayah Timor Barat.

Kejuaraan ini sukses memposisikan Kabupaten Belu sebagai episentrum kegiatan olahraga yang potensial di NTT.

​Dengan selesainya edisi tahun 2026, panitia pelaksana dikabarkan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait regulasi pertandingan dan fasilitas infrastruktur stadion.

Pembenahan rumput lapangan dan fasilitas penunjang di Stadion Haliwen diprioritaskan guna menyambut standar turnamen internasional yang lebih ketat tahun depan.

Komitmen Pemkab Belu ini menjadi angin segar bagi masa depan pembinaan prestasi olahraga, khususnya sepak bola di beranda terdepan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *